Sunday, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 January 2020

Sunday, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 January 2020

JK: Revolusi Industri Harus Diikuti Revolusi Entrepreneur

Jumat 22 Mar 2019 14:27 WIB

Red: Esthi Maharani

Wakil Presiden Jusuf Kalla saat hadir meresmikan JK Enterpreneurial Leadership Center di Auditorium Mayapada Tanri Abeng University, Jakarta Selatan , Jumat (22/3).

Wakil Presiden Jusuf Kalla saat hadir meresmikan JK Enterpreneurial Leadership Center di Auditorium Mayapada Tanri Abeng University, Jakarta Selatan , Jumat (22/3).

Foto: Dok Setwapres
revolusi industri 4.0 itu juga dibarengi dengan revolusi entrepreneur

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menilai pentingnya revolusi entrepreneur di era Revolusi Industri 4.0. Itu karena era industri 4.0 berpotensi mengurangi penyerapan tenaga kerja, karena mengharuskan tenaga kerja memiliki kemampuan dan keahlian.

"Perubahan telah terjadi pada revolusi industri 4.0 itu juga dibarengi dengan revolusi entrepreneur karena entrepreneurlah yang kemudian membuka lapangan kerja itu," ujar JK saat hadir membuka Talent Fest 2019 di Ji Expo Kemayoran, Jakarta, Jumat (22/3).

Menurut JK, revolusi entrepreneur diperlukan karena saat ini kurang lebih 1,2 juta orang masuk ke dunia kerja yang baru. Karenanya, pertumbuhan harus juga diikuti dengan terbukanya lapangan kerja. Tak hanya itu, dengan adanya perkembangan teknologi juga mengharuskan tenaga kerja memiliki kemampuan dan keahlian.

"Karena lapangan kerja terbuka apabila kita mempunyai kemampuan penguasaan teknologi dan juga perkmbangan industri yang baik," ujar JK.

Karenanya ia mengapresiasi dilaksanakannya Talent Fest tersebut, yang juga bagian adaptasi dari perubahan-perubahan teknologi saat ini untuk membuka kesempatan lapangan kerja.

"Karena itulah maka upaya kita semua untuk mempertemukan antara pencari kerja dan yang membutuhkan lapangan kerja akan terwujud dalam talent festival dan job fair ini," kata JK.

JK melanjutkan, salah satu indikator maju atau tidaknya suatu negara juga dapat dilihat dari tingkat penganggurannya.

"Kalau kecil berarti negeri itu memiliki tingkat kemajuan dan juga tentu karena itu maka upaya kita semua untuk membuka lapangan kerja tentu harus dibarengi dilaksanakan dengan invetasi  peningkatan daripada karyawan dan masyarakat kita," ujar JK.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA