Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Di Tengah Tekanan Cina, Presiden Taiwan Kunjungi Hawaii

Kamis 21 Mar 2019 11:33 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Ani Nursalikah

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen (tengah).

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen (tengah).

Foto: Cindy Ellen Russell/The Star-Advertiser via AP
Taiwan memiliki hubungan formal dengan 17 negara.

REPUBLIKA.CO.ID, TAIPEI -- Pekan depan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen akan mengunjungi Hawaii dalam tur diplomatik sekutu di Pasifik. Kunjungannya ini dilakukan saat Cina terus menekan Taiwan yang berambisi untuk memerdekakan diri.

Cina menganggap Taiwan salah satu provinsi mereka dan kerap mengatakan isu Taiwan menjadi isu yang paling sensitif dan penting dalam hubungan mereka dengan Amerika Serikat. Kabarnya Cina sudah mengajukan keluhan atas kunjungan Tsai tersebut.

Kantor berita Taiwan, Central News Agency pada Kamis (21/3) melaporkan, Tsai akan singgah sebentar di Hawaii pada Rabu pekan depan. Kunjungan ini dilakukan dalam perjalanan pulang dari tur delapan hari ke tiga sekutu diplomatik Taiwan. 

Cina merasa Taiwan tidak berhak memiliki hubungan antarnegara. Tapi Taiwan memiliki hubungan formal dengan 17 negara, sebagian besar negara-negara kecil di Amerika Tengah dan Pasifik.

Taiwan berjuang agar sekutu-sekutunya tidak berpaling mendukung Cina. Pada tahun lalu Cina membujuk Burkina Faso, Republik Dominika dan El Salvador berpaling dari Taiwan dan menjalin hubungan dengan mereka.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA