Tuesday, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 January 2020

Tuesday, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 January 2020

Dapat Tribute, Dodo Ucapkan Terima Kasih ke Satria Muda

Rabu 20 Mar 2019 23:30 WIB

Red: Israr Itah

Christian Ronaldo Sitepu (kiri)

Christian Ronaldo Sitepu (kiri)

Foto: Antara/Wahyu Putro A
Dodo mengawali karier pada 2006 di SM Pertamina dan pensiun tahun lalu .

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan pemain Satria Muda (SM) Pertamina Christian Ronaldo Sitepu mengucapkan terima kasih atas rencana seremoni tribute untuknya. SM Pertamina rencananya akan menggelar acara seremoni atas dedikasi pemain bernomor 15 ini kepada tim yang bermarkas di Britama Arena, Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Kamis (21/3), bertepatan dengan gim pertama final IBL Pertamax 2018/2019.

Baca Juga

“Saya berterima kasih dan bersyukur atas acara seremoni ini," kata Dodo, sapaannya, Rabu (20/3).

Dodo mengawali karier pada 2006 di SM Pertamina dan pensiun tahun lalu . Ia mengtakan, bukan hal mudah menjalani naik turun selama satu dekade lebih. Akan tetapi, kata dia, SM Pertamina selalu mendukungnya.

"Seremoni ini bentuk dukungan SM yang lain, untuk kehidupan saya ke depannya," ujarnya.

Pemain yang juga langgganan tim nasional ini juga mengungkapkan, dukungan ini akan sangat berarti untuknya. Sebab, masih banyak yang akan ia hadapi setelah pensiun.

Sebagai pemain bertalenta, banyak tim lain yang berminat menggunakan jasanya. “Saya tetap bertahan dan kenapa tidak pindah, karena SM bukan hanya profesional tapi juga membuat saya mempunyai keluarga yang solid di basket. Yang mendukung penuh pemainnya, terutama untuk masalah pendidikan,” jelasnya.

Dua belas tahun mengabdi dalam satu tim bagi Dodo, banyak kenangan yang menghiasi perjalanannya. “Banyak hal yang berkesan menang dan kalah.  Namun yang paling berkesan ketika bersama-sama menghadapi kekalahan dan bangkit bersama,” kata dia.

Setelah Dodo pensiun awal musim lalu, kekuatan SM Pertamina sedikit menurun, hal ini terihat dari hasil selama babak reguler. Sebagai juara bertahan SM Pertamina kalah sembilan kali. Menanggapi jalan terjal yang dilalui di babak reguler Dodo mengungkapkan itu ujian untuk tim besar.

"Saya yakin dengan mental anak-anak bukan hal yang tidak mungkin SM bisa mengambil gim final nanti.” Jelasnya.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA