Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Thursday, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Garuda Lakukan Pemeriksaan Berkala Boeing 737 MAX 8

Selasa 12 Mar 2019 05:30 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Friska Yolanda

Pesawat terbaru Boeing 737 MAX yang dibeli maskapai Lion Air. Lion membeli 201 unit pesawat ini dan puluhan lain pesawat 737 Next Generation. Total pembelian seharga 21,7 miliar dolar AS memecahkan rekor Boeing.

Pesawat terbaru Boeing 737 MAX yang dibeli maskapai Lion Air. Lion membeli 201 unit pesawat ini dan puluhan lain pesawat 737 Next Generation. Total pembelian seharga 21,7 miliar dolar AS memecahkan rekor Boeing.

Foto: Boeing
Garuda Indonesia menghentikan sementara operasional Boeing 737 Max 8 miliknya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Maskapai garuda indonesia melakukan pemeriksaan berkala terhadap satu pesawat Boeing 737 MAX 8 miliknya. VP Corporate Secretary Garuda Indonesia M Ikhsan Rosan mengatakan Garuda Indonesia terus melaksanakan prosedur inspeksi ekestra.

“Kami melakukan pemeriksaan berkala lanjutan terhadap fitur-fitur vital penunjang kelaikan armada seperti air speed, altitude system, flight control system, hingga stall management system dengan catatan hasil inspeksi baik,” kata Ikhsan di Jakarta, Senin (11/3).

Dia menambahkan, Garuda Indonesia juga melakukan pelatihan terhadap pilot yang secara rutin berkala melaksanakan proficiency check di Simulator Boeing 737 MAX 8. Ihksan memastikan Garuda Indonesia terus melaksanakan close review dan berkoordinasi intensif dan memberikan laporan reguler sejak Oktober 2018 kepada regulator.

“Khususnya dalam memastikan aspek mitigasi dan kebijakan preventif terhadap tata kelola keselamatan armada Boeing 737 MAX 8 tetap terjaga,” tutur Ikhsan.

Ikhsan menegaskan Garuda Indonesia juga mengerti dan memahami kekhawatiran penumpang. Sehingga, kata dia, Garuda Indonesia tetap melakukan ekstra ketat dalam memantau operasi penerbangannya.

Saat ini, Garuda Indonesia menghentikan sementara operasional Boeing 737 MAX 8 miliknya mulai sore ini, Senin (11/3). Hal itu menyusul keputusan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang meminta maskapai untuk menghentikan sementara penerbangan pesawat jenis tersebut selama inspeksi dilakukan.

“Maka Garuda Indonesia melakukan grounded atas pesawat B 737 MAX 8 yang hanya satu unit sejak sore ini sampai pemberitahuan lebih lanjut,” kata Ikhsan. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA