Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

500 Surat Suara Pilpres Ditemukan Rusak

Jumat 08 Mar 2019 22:00 WIB

Red: Muhammad Hafil

Surat Suara Pemilu Rusak: Petugas menunjukkan surat suara pemilihan presiden yang rusak di Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Selasa (26/2/2019).

Surat Suara Pemilu Rusak: Petugas menunjukkan surat suara pemilihan presiden yang rusak di Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Selasa (26/2/2019).

Foto: Antara/Oky Lukmansyah
Surat suara yang rusak akan dilaporkan ke KPU.

REPUBLIKA.CO.ID, BOYOLALI -- Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Boyolali menemukan 500 surat suara rusak untuk Pilpres 2019, di Wisma Haji Boyolali. Temuan itu terjadi di hari kedua pelipatan surat suara.

"Kami sortir dan pelipatan surat suara Pilpres awalnya telah melibatkan 250 tenaga kerja dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan masyarakat setempat," kata Ketua KPU Kabupaten Boyolali, Ali Fahrudin, Jumat (8/3).

Baca Juga

Namun, tenaga kerja sortir dan pelipatan surat suara Pilpres, kata Ali Fahrudin, jumlahnya sudah melebihi yang ditargetkan. Yakni, 550.000 lembar, sehingga tenaga dikurangi menjadi 130 orang.

"Kami tenaga sortir dan lipat dikurangi, karena surat suara untuk Pilpres hanya tersisa sekitar 250.000 lembar," kata Ali Fahrudin.

Menurut dia, logistik untuk surat suara anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan kabupaten akan datang di Boyolali, pada Minggu (10/3). Sedangkan kegiatan sortir dan pelipatan surat suara anggota Legislatif akan dimulai, Selasa (12/3).

Kendati demikian, KPU meminta kepada tenaga sortir dan lipat surat suara untuk lebih cermat. Hal ini, terkait dengan kerusakan surat suara, contohnya ada gambar yang tergradasi dobel atau ada noda yang menunjukan surat suara seperti telah tercoblos.

Pihaknya meminta tenaga sortir jika ada temuan surat suara yang kurang layak atau tidak memenuhi syarat, untuk disisihkan karena telah masuk kualifikasi surat suara rusak.

"Kami untuk Pilpres hingga sekarang sudah mencapai sekitar 500 lembar surat suara yang rusak. Surat suara yang rusak itu, segera  dilaporkan kepada KPU RI melalui aplikasi, sehingga kami akan mendapatkan gantinya," katanya.

Selain itu, KPU Boyolali juga telah merakit kotak suara yang akan digunakan pada hari pencoblosan tanggal 17 April mendatang. Kotak suara itu, telah tersimpan dengan baik dan aman di gudang KPU Kabupaten Boyolali. Kotak suara ini, setiap TPS akan ada lima kotak suara.

Kelima kotak suara tersebut akan berisi surat suara pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan kabupaten/Kota.
 
Jumlah kotak suara sekitar 16.000 buah sudah siap. Kotak suara yang rusak, sudah dilaporkan dan dimintakan pengganti ke KPU RI. Pihaknya hingga kini, masih menunggu kedatangan logistik, tetapi jumlahnya tidak terlalu signifikan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA