Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Bidik Investor Negara Muslim, Emil ke Timur Tengah

Jumat 08 Mar 2019 10:39 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Esthi Maharani

Gubernur Jabar Ridwan Kamil

Gubernur Jabar Ridwan Kamil

Foto: Humas Jabar
Emil berkunjung ke tiga negara di Timur Tengah yakni Maroko, Aljazair, dan UEA

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan lawatan luar negeri selama sepekan. Rencananya, ia akan berkunjung ke tiga negara di Timur Tengah yakni Maroko, Aljazair, dan Uni Emirat Arab (UEA). Rombongan Ridwan Kamil, pergi pada Rabu (6/3) malam melalui Bandara Internasioal Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten.

Ridwan Kamil mengatakan tak ingin investasi di Jawa Barat didominasi oleh negara di Asia Timur seperti Jepang, Tiongkok, ataupun Singapura. Ia ingin memperluas investasi hingga ke Timur Tengah.

Kenapa saya ke Timur Tengah? Karena saya ingin investasi di Jawa Barat tidak hanya didominasi oleh Asia Timur (Jepang dan Tiongkok) atau Singapura," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil sebelum berangkat ke bandara.

Di Maroko dan Aljazair, Emil akan menandatangani MoU terkait kerja sama sister province. "Ada dua sister province di Maroko dan Aljazair yang harus saya tandatangan MoU-nya, katanya.

Selain itu, di Al Jazair pun Emil akan membicarakan pembangunan Alun-Alun Soekarno. Ia mengatakan pemerintah Al Jazair meminta didesainkan Alun-Alun Soekarno di Al Jazair.

"Karena Al Jazair merdeka terinspirasi oleh Konferensi Asia-Afrika dan juga oleh semangat Bung Karno (Soekarno)," katanya.

Sementara di Uni Emirat Arab (UEA), Emil akan berkunjung ke Dubai untuk melihat manajemen cargo bandara yang menjadi salah satu terbaik di dunia. Hal ini terkait dengan rencana Bandara Kertajati Majalengka yang akan dimanfaatkan sebagai bandara kargo.

"Bandara largo ini salah satu yang terbaik di dunia ada di Dubai dan Abu Dhabi," katanya.

Emil menambahkan lawatannya ke Timur Tengah ini juga akan dia manfaatkan untuk mencari negara donor bagi pembangunan Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Cimanggis, Kota Depok.

"Saya mendapat perintah dari Pak Wapres (Jusuf Kalla) untuk mencari donor-donor pembangunan untuk UIII. Dana dari APBN baru sepertiganya, dua pertiganya diharapkan dari negara lain karena UIII ini sifatnya internasional," papar Emil.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA