Senin, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 Februari 2020

Senin, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 Februari 2020

Senator AS Desak Trump Segera Ungkap Kasus Khashoggi

Selasa 05 Mar 2019 13:55 WIB

Red: Nur Aini

Jamal Khashoggi

Jamal Khashoggi

Foto: Instagram/@jkhashoggi
Trump melewati batas waktu untuk melaporkan kasus Khashoggi ke Kongres.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Senator Partai Republik dan Partai Demokrat Amerika Serikat mengatakan mereka frustrasi dengan kegagalan pemerintahan Trump untuk memberikan informasi lebih tentang pembunuhan wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggi. Mereka bersumpah akan lebih mendesak untuk mengungkap kasus tersebut.

Pejabat Departemen Luar Negeri dan Departemen Keuangan memberikan arahan singkat kepada Komite Hubungan Luar Negeri Senat secara tertutup pada Senin malam. Para anggota parlemen mengatakan tidak ada informasi baru.

"Benar-benar membuang waktu. Saya tahu lebih banyak daripada mereka," ungkap Senator Partai Republik Lindsey Graham, sekutu dekat Presiden Donald Trump dalam banyak isu, kepada wartawan. Graham mengatakan sudah waktunya untuk lebih banyak bertindak, namun tidak menjelaskan lebih lanjut.

Senator Partai Republik Mitt Romney mengatakan, "Itu sangat tidak membantu. Dan membuat kami frustrasi karena cuma sedikit progres yang dicapai."

Bob Menendez, pejabat tinggi Demokrat di komite, menuturkan sanksi baru harus diberlakukan, mungkin melalui undang-undang bersama dengan Graham. "Saya rasa Senat harus bertindak, kecuali mereka bersedia menerima kematian wartawan warga AS sebagai tindakan yang dapat diterima karena kemitraan yang lebih luas. Saya menolak itu," kata Menendez.

Pemerintah Trump telah melewati batas waktu pada Februari untuk melaporkan kepada Kongres tentang siapa yang bertanggung jawab atas kematian Khashoggi.

Di Arab Saudi, 11 tersangka yang terlibat dalam pembunuhan Khashoggi telah didakwa. Sementara sejumlah pejabat Saudi membantah tuduhan bahwa Putra Mahkota Mohammed bin Salman menjadi dalang pembunuhan Khashoggi.

Laporan tersebut diperlukan setelah tahun lalu anggota parlemen menjalankan provisi undang-undang HAM Global Magnitsky 2016 yang mengharuskan bahwa pemerintah Trump meluncurkan penyelidikan.

"Senat harus bertindak. Jika tidak, Global Magnitsky tidak akan memiliki konsekuensi dan administrasi apapun, untuk yang ini ataupun yang lain, dapat mengabaikannya," kata Menendez.

Senator Jim Risch, pimpinan Partai Republik, tidak memberikan kritik kepada pemerintah namun mencari informasi lebih lanjut.

"Ini tugas yang sedang berjalan, dan kami tidak akan membiarkannya pergi," kata Risch dalam satu pernyataan usai pengarahan. Dia menuturkan hasil pertemuan dari Departemen Luar Negeri akan ditinjau kembali.

Khashoggi, kolumnis Washington Post sekaligus pengkritik pemerintah Riyadh, tewas di konsulat Saudi di Turki pada 2 Oktober. Kematiannya menimbulkan ketidakpuasan di Washington atas rekam jejak HAM Arab Saudi dan banyaknya korban tewas sipil dalam perang Yaman, tempat koalisi pimpinan Saudi bertempur dengan Kelompok Houthi dukungan Iran.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA