Jumat, 4 Rajab 1441 / 28 Februari 2020

Jumat, 4 Rajab 1441 / 28 Februari 2020

Pochettino: Spurs Hanya Bisa Salahkan Diri Sendiri

Rabu 27 Feb 2019 18:45 WIB

Red: Endro Yuwanto

Mauricio Pochettino

Mauricio Pochettino

Foto: EPA-EFE/NEIL HALL
Kemenangan atas Chelsea dan Arsenal pada laga berikutnya jadi keharusan bagi Spurs.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Mauricio Pochettino menyatakan Tottenham Hotspur hanya bisa menyalahkan diri sendiri bila tercecer dalam perebutan gelar juara Liga Primer Inggris musim ini. Pelatih Spurs itu ingin timnya segera melupakan kekalahan pahit dari Burnley agar tetap bisa tegar menghadapi laga berikutnya.

Spurs tertinggal enam angka dari pimpinan klasemen Liverpool dan lima angka dari Manchester City akibat kekalahan 1-2 dari Burnley di Turf Moor pekan lalu. Sehingga, menurut pelatih asal Argentina itu, kemenangan menghadapi Chelsea dan Arsenal pada pertandingan berikutnya adalah sebuah keharusan.

"Pada sepuluh sampai 12 pertandingan terakhir, kami harus kuat. Pada pertandingan Sabtu lalu kami tidak cukup untuk memenangi liga jika kami tidak mampu mengalahkan Burnley," kata Pochettino, Rabu (27/2). "Akan sangat sulit memenangi Liga Primer karena kesalahan kami sendiri, bukan karena Liverpool atau tim lain lebih baik. Kami harus bertarung untuk mendapatkan hasil bagus."

Rasa frustrasi Pocchettino menghasilkan hukuman dari FA karena sikap tidak pantas dan ia pun menerima hukuman itu. Ia melampiaskan kemarahan kepada wasit Mike Dean pada pertandingan Sabtu lalu usai kekalahan dari Burnley. "Saya kira kami kehilangan peluang terbesar untuk berada di posisi lebih baik sehingga memberikan beban kepada tim," kata dia mengomentari posisi timnya yang berada di peringkat ketiga klasemen sementara.

Chelsea yang akan dihadapi Spurs juga sedang dirundung masalah, yaitu pertengkaran antara pelatih Maurizio Sarri dengan kiper utama Kepa Arrizabalaga. Kiper termahal di dunia itu menolak saat akan digantikan menjelang adu penalti di final Piala Liga menghadapi Manchester City di Wembley pekan lalu. Dalam laga final itu, Chelsea kalah lewat adu penalti 3-4.

Namun Pochettino menolak anggapan bahwa Spurs akan diuntungkan dengan situasi karena Chelsea masih didera kelelahan setelah bertanding melalui babak perpanjangan waktu di final Piala Liga tersebut. "Bertanding Rabu lalu, kemudian Ahad, saya kira ada waktu untuk pemulihan. Saya kira Chelsea tidak kelelahan. Pertandingan tersebut juga sangat penting bagi mereka," katanya.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA