Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

Lantunan Shalawat Sambut Jokowi di Munas Konbes NU 2019

Rabu 27 Feb 2019 15:02 WIB

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Bayu Hermawan

Munas dan Kombes NU. Presiden RI Joko Widodo hadir di acara Munas dan Kombes NU di Pesantren Miftahul Huda Al Azhar, Banjar, Jawa Barat, Rabu, (27/2).

Munas dan Kombes NU. Presiden RI Joko Widodo hadir di acara Munas dan Kombes NU di Pesantren Miftahul Huda Al Azhar, Banjar, Jawa Barat, Rabu, (27/2).

Foto: Republika/Edi Yusuf
Jokowi akan membuka Munas Konbes NU di Ponpes Miftahul Huda Al Azhar.

REPUBLIKA.CO.ID, BANJAR -- Lantunan shalawat menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di lokasi Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) di Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu (27/2). Jokowi akan membuka Munas dan Konbes NU yang berlangsung mulai 27 Februari hingga 1 Maret mendatang di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al Azhar, Citangkolo, Banjar, Jawa Barat.

Dengan mengenakan sarung, jas dan peci, Jokowi hadir di Ponpes Miftahul Huda Al Azhar. Selain Jokowi, nampak juga hadir KH Maruf Amin dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Munas dan Konbes NU dengan tema Memperkuat Ukhuwah Wathaniyah untuk Kedaulatan Rakyat ini diikuti perwakilan Pengurus Wilayah NU (PWNU) dari 34 provinsi, lembaga dan badan otonom NU di tingkat pusat, serta para kiai dari berbagai pesantren.

Baca Juga

Sementara itu penutupan Munas dan Konbes NU rencananya akan dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Menurut agenda, Munas dan Konbes NU kali ini akan membahas persoalan keumatan seperti sampah plastik, pajak perusahaan daring (online), kekerasan seksual, perusahaan air dalam kemasan yang menyebabkan kekeringan, hingga konsep Islam Nusantara.

Selain itu, di forum Konbes NU, akan dibahas persoalan internal NU pada komisi program, organisasi, dan rekomendasi. Munas Alim Ulama dan Konbes NU merupakan amanat konstitusi NU. Forum tertinggi di NU setelah Muktamar ini dalam satu periode kepengurusan (selama 5 tahun) harus diselenggarakan minimal 2 kali.

Selesai acara, Presiden dijadwalkan lepas landas kembali ke Kota Tasikmalaya melalui helipad Sport Center dengan menggunakan helikopter. Setibanya di Pangkalan Udara Wiriadinata, Kota Tasikmalaya, Presiden akan langsung menuju Pondok Pesantren Miftahul Huda, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya. Di tempat tersebut, Presiden dijadwalkan untuk menghadiri Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Ketahanan Pangan dan Kemitraan Umat.

"Pada petang harinya, Presiden akan meresmikan Bandara Wiriadinata. Setelah peresmian, Presiden langsung kembali ke Jakarta dengan menggunakan pesawat CN 295 TNI AU melalui Pangkalan Udara Wiriadinata, Kota Tasikmalaya," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, Rabu (27/2).

Turut mendampingi Presiden dalam penerbangam menuju Kota Tasikmalaya antara lain, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA