Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Apa Sih Fungsi Edukasi Pers?

Selasa 19 Feb 2019 01:43 WIB

Red: Elba Damhuri

Ilustrasi Media Sosial

Ilustrasi Media Sosial

Foto: pixabay
Pers arus utama harus menjadi penyebar utama kebenaran, bukan hoaks.

MAKASSAR -- Minat masyarakat menjadikan pers sebagai sumber informasi mulai tergantikan media sosial (medsos). Bahkan, dunia pers seperti ikut terjebak mengikuti narasi dan wacana yang berembus dari medsos, meski informasi yang beredar belum terkonfirmasi kebenarannya.

Apalagi pada tahun politik 2019 ini, kecenderungan pers atau media arus utama terhadap pilihan politik tertentu semakin menghilangkan kepercayaan publik.

Padahal, pers memiliki peran vital dalam melakukan edukasi kepada publik dengan menyebarkan berita akurat dan terjamin kebenarannya sehingga dapat mencerdaskan masyarakat.

Media arus utama harusnya menjadi sumber informasi utama dan menjadi pembanding validitas informasi yang bertebaran di medsos. Bukan malah menjadi corong pihak tertentu, mengobral janji, dan kebohongan demi kepentingan politik mereka.

Karena itu, pers kita harus membenahi diri, bekerja profesional agar bisa kembali berdaya, menjadi sumber berita dan edukasi. Berperan aktif dalam menangkal hoaks dan ujaran kebencian yang betebaran di medsos.

Dengan mendapatkan informasi akurat dan sesuai fakta, masyarakat akan mampu menentukan pilihan politiknya secara mandiri.

Pengirim: Tolawati, Kota Makassar

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA