Monday, 6 Sya'ban 1441 / 30 March 2020

Monday, 6 Sya'ban 1441 / 30 March 2020

Lantunan Shalawat Tandai Masa Akhir Jabatan Gus Ipul

Rabu 13 Feb 2019 08:05 WIB

Red: Ratna Puspita

Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (tengah) bersama keluarga meninggalkan rumah dinasnya di Jalan Imam Bonjol, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (12/2/2019). Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf yang jabatannya berakhir pada Selasa ini mengemasi barang pribadinya dan meninggalkan rumah dinas setelah berpamitan kepada seluruh pegawai Pemprov Jatim yang bertugas di sana.

Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (tengah) bersama keluarga meninggalkan rumah dinasnya di Jalan Imam Bonjol, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (12/2/2019). Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf yang jabatannya berakhir pada Selasa ini mengemasi barang pribadinya dan meninggalkan rumah dinas setelah berpamitan kepada seluruh pegawai Pemprov Jatim yang bertugas di sana.

Foto: ANTARA FOTO/Didik Suhartono
Mulai Rabu (13/2) dini hari, Gus Ipul tidak lagi menjabat wagub Jawa Timur.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Lantunan shalawat puluhan ribu Syekhermanis (komunitas pecinta Al Habib Syech) menandai masa akhir jabatan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sebagai wakil gubernur Jawa Timur dua periode. Mulai Rabu (13/2) dini hari, Gus Ipul tidak lagi menjabat wagub Jawa Timur.

Baca Juga

"Terima kasih Gus Ipul, hari ini Gus Ipul masa jabatannya berakhir, tapi pengorbanan dan pengabdiannya tidak akan pernah berakhir," ujar ulama Habib Syech di sela selawatan di Lapangan Makodam V/Brawijaya, Selasa (12/2) malam.

Habib Syech menilai sebagai Wagub Jatim, Gus Ipul berhasil menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi yang guyub dan tenteram. Termasuk, menjaga hubungan para kiai, ulama, habib, masyarakat dan pemerintahan serta TNI/Polri berjalan dengan baik.

"Imbasnya sangat positif, yaitu menjadikan Jawa Timur selalu aman dan makmur. Semoga Gubernur dan Wagub Jatim yang baru tetap menjalankan tradisi ini, mengaji dan berselawat," ucap ulama bernama lengkap Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf tersebut.

Ia juga mengucapkan selamat datang kepada Khofifah Indar Parawansa yang akan dilantik menjadi Gubernur Jatim dan Emil Elistianto Dardak menjadi Wakil Gubernur Jatim. "Semoga Jawa Timur di bawah kepemimpinan Khofifah-Emil Dardak menjadi provinsi yang maju, rakyatnya sejahtera dan diridhoi oleh Allah SWT," kata Habib Syech.

photo
Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf bermain dengan ikan Koi di rumah dinasnya Jalan Imam Bonjol, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (12/2/2019). (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)

Sementara itu, Gus Ipul mengatakan selawatan ini merupakan ucapan syukur karena bisa istiqomah menjadi wakil gubernur selama 10 tahun. "Saya sangat bersyukur sekaligus izin pamit. Bersyukur saya bisa 'khusnul khotimah' tidak ada catatan yang menakutkan dan dianggap menyalahi wewenang bagi saya," katanya.

Terhitung sejak pukul 24.00 WIB dini hari tadi, Gus Ipul bukan lagi sebagai wagub. Selama menjabat sebagai orang nomor dua di Pemprov Jatim, Gus Ipul mengaku telah berusaha semaksimal mungkin dan mohon maaf jika ada kekurangan.  

Ia optimistis Khofifah membawa Jatim menjadi lebih baik. Bahkan, keduanya telah bertemu untuk bersilaturahim dan memberi masukan, termasuk mengundangnya hadir untuk berselawat.

photo
Gubernur Jawa Timur Terpilih Khofifah Indar Parawansa (kanan) didampingi keluarga berziarah ke makam suaminya di komplek makam Islam Wonocolo, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (12/2/2019). Sehari menjelang pelantikannya sebagai Gubernur Jawa Timur Periode 2019-2024 Khofifah bersama keluarga menyempatkan diri untuk berziarah ke makam suami, orang tua dan keluarga lainnya. (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)

"Bu Khofifah titip salam karena tidak bisa hadir, meski sebenarnya sudah menuju ke lokasi. Beliau tidak bisa lewat karena terkena macet saat menuju ke sini, di sisi lain harus berangkat ke Jakarta karena pesawatnya pukul 21.15 WIB. Mari doakan bersama agar Bu Khofifah dan Mas Emil selalu diberi kesehatan dan diridhoi Allah SWT," katanya.

Sementara itu, pada acara bertajuk "Pramuka Berselawat" tersebut juga diisi ceramah agama dari KH Anwar Zahid dan dihadiri sejumlah kiai sepuh NU, seperti pengasuh pesantren Lirboyo Kediri KH Anwar Mansyur dan pengasuh pesantren AL Fallah, Ploso Kediri KH Zainuddin Jazuli. Selain itu, hadir pengasuh pesantren Al Amin Kediri KH Anwar Iskandar, pengasuh pesantren Salafiyah Pasuruan KH Idris Hamid, pengasuh pesantren Langitan Tuban KH Ubaidillah Faqih, serta beberapa kiai, ulama dan habaib lainnya.

Pada kesempatan sama, hadir Wakil Bupati Trenggalek Moh Nur Arifin, sejumlah perwakilan Forkopimda Jatim, pimpinan media massa di Jatim, serta pengurus Gerakan Pramuka Kwarda Jatim.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA