Wednesday, 4 Syawwal 1441 / 27 May 2020

Wednesday, 4 Syawwal 1441 / 27 May 2020

Dishub Naikkan Ongkos Trans Metro Bandung

Ahad 10 Feb 2019 17:13 WIB

Rep: Zuli Istiqomah/ Red: Nidia Zuraya

Penumpang menggunakan kartu Bandung Smart Car pada uji coba penggunaan tiket elektronik bus Trans Metro Bandung (TMB), di halte bus TMB Koridor II, Jl Ahmad Yani, Kota Bandung, beberapa waktu lalu..

Penumpang menggunakan kartu Bandung Smart Car pada uji coba penggunaan tiket elektronik bus Trans Metro Bandung (TMB), di halte bus TMB Koridor II, Jl Ahmad Yani, Kota Bandung, beberapa waktu lalu..

Foto: Republika/Edi Yusuf
Kenaikan tarif Trans Metro Bandung hanya untuk penumpang yang membayar secara tunai

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menaikkan tarif atau ongkos penumpang Trans Metro Bandung (TMB). Kenaikan ini mulai berlaku Senin (11/2) besok.

Kepala Dishub Kota Bandung Didi Ruswandi mengatakan kenaikan tarif TMB yakni Rp 1.000. Namun, kenaikan ini hanya berlaku untuk penumpang yang membayar secara tunai. 

"Tarif jadi yang tunai itu Rp 4.000, nontunai (cashless) tetap Rp 3.000 mulai tanggal 11 Februari," kata Didi saat dihubungi Republika, Ahad (10/2).

Ia mengatakan kenaikan ini bukan dalam rangka kebutuhan operasional TMB. Namun memang dalam rangka mengajak masyarakat untuk beralih ke pembayaran cashless. Oleh karenanya yang dinaikkan tarif hanya untuk pembayaran tunai.

"Tujuannya supaya masyarakat lebih menggunakan cashless, menggunakan e-money. Karena kedepannya juga kami mau integrasikan tarif," ujarnya.

Menurutnya, Dishub berencana mengintegrasikan tarif seluruh rute. Sehingga ke depannya, masyarakat yang beralih rute bisa tetap naik tanpa harus membayar ongkos kembali.

Ia mengatakan kenaikan tarif ini berlaku untuk semua koridor, kecuali koridor 4 yang melayani rute Antapani - Leuwipanjang. Sebab untuk rute ini, mesin untuk pembayaran non tunai belum terpasang.

"Semua rute sudah terpasang kecuali rute 4 Antapani - Leuwipanjang. Jadi nanti tinggal tap di mesin yang ada di bus," kata dia.

Ia menambahkan saat ini pembayaran non tunai sudah bisa dilakukan untuk pengguna kartu Brizzi dari Bank BRI serta Tapcash dari Bank BNI. Ke depannya pihaknya akan mengembangkan agar bisa digunakan untuk media non tunai lainnya.

Tak hanya itu, tambahnya, dengan integrasi tarif secara non tunai ini ke depannya Dishub berencana menggratiskan ongkos untuk Veteran dan guru honorer. Nantinya akan ada kartu khusus bagi veteran dan guru honorer yang bisa digunakan untuk naik TMB.


BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA