Wednesday, 20 Zulhijjah 1440 / 21 August 2019

Wednesday, 20 Zulhijjah 1440 / 21 August 2019

Titah Sang Sultan dan Lahirnya Pasar Tertutup Terbesar Dunia

Jumat 08 Feb 2019 16:36 WIB

Red: Agung Sasongko

Grand Bazaar, Istanbul, Tukri

Grand Bazaar, Istanbul, Tukri

Foto: Republika/Arif Supriyono
Pasar tertutup ini memiliki lebih dari 4.400 toko dan 3.000 firma.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dua tahun setelah menaklukkan Konstantinopel pada 1453 M, Sultan Mehmed II, khalifah Kesultanan Turki Usmani, membuat titah. Ia menginginkan roda perekonomian Istanbul—nama baru bagi Konstantinopel—segera dihidupkan. Terlebih, Hagia Sophia yang ketika itu dialihfungsikan menjadi masjid membutuhkan dana.

Guna menghidupkan perekonomian Istanbul, Sultan Mehmed II yang bergelar Al-Fatih atau “Sang Penakluk” memerintahkan pembangunan sebuah pasar. Atas perintah Sang Sultan yang berkuasa dari 1451 hingga 1481 itu, pembangunan konstruksi pasar yang dikenal Kapalicarsi atau Grand Bazaar itu dimulai pada tahun 1455 dan selesai pada 1461.

Grand Bazaar atau dalam bahasa Turki disebut dengan Kapalicarsi merupakan sebuah pasar tertutup yang terbesar di dunia. Kapalicarsi terletak di salah satu kota besar di Turki, Istanbul.

Pasar tertutup ini memiliki lebih dari 4.400 toko dan 3.000 firma. Inilah surga bagi orang-orang yang senang berbelanja dan mereka yang ingin merasakan keramahan orang-orang Turki.

Kini, Kapalicarsi memiliki 22 pintu masuk yang tersebar di seluruh wilayah pasar dengan empat gerbang utama. Tak kurang dari 25 ribu orang bekerja di pasar itu. Mereka siap melayani para pembeli. Di pasar itu pula terdapat puluhan kafe, tempat bagi pengunjung yang ingin istirahat sejenak setelah lelah berburu barang.

Di pasar itu, terdapat empat air mancur yang airnya dapat menjadi pelepas dahaga para pengunjung. Selain itu, di pasar itu berdiri dua buah masjid bagi kaum Muslim yang bekerja serta yang berbelanja agar tetap bisa menunaikan ibadah shalat lima waktu.

sumber : Mozaik Republika
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA