Saturday, 7 Rabiul Awwal 1442 / 24 October 2020

Saturday, 7 Rabiul Awwal 1442 / 24 October 2020

PDIP Siap Bantu Golkar Salip Elektabilitas Gerindra

Senin 04 Feb 2019 11:27 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Indira Rezkisari

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
PDIP inginkan parlemen mendatang dikuasai pendukung Jokowi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengaku siap membantu Golkar mengalahkan Gerindra dalam pemilu legislatif (pileg) 2019. Dukungan diberikan agar kedua partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK) itu dapat menguasai kursi di parlemen.

"Jadi parlemen ke depan itu minimum 63 persen kekuatan parlemen harus dikuasai pendukung Jokowi," kata Sekretaris Jendral PDIP Hasto Kristiyanto di Jakarta, Ahad (3/2).

Hasto mengatakan, PDIP bersedia membantu Golkar menyalip elektabilitas Gerindra. Dia melanjutkan, akan lebih baik jika dalam survei nanti tingkat elektabilitas partai tertinggi kedua setelah PDIP adalah Golkar.

Hasto mengatakan, Pemilu 2014 menjadi pelajaran di mana saat itu Golkar masih belum berkoalisi dengan PDIP. Hasto mengaku siap mengadakan kegiatan bersama dengan seluruh partai koalisi guna meningkatkan elektabilitas tersebut.

"Kita adakan suatu kegiatan bersama dengan Golkar dan PPP serta seluruh partai Koalisi Indonesia Kerja kompak," kata Hasto lagi.

Politikus senior Golkar Akbar Tandjung mengatakan, meski Jokowi merupakan kader PDIP namun dia juga seorang Golkar. Dia mengatakan, slogannya Jokowi yang berbunti 'kerja, kerja,kerja' itu sesuai dengan prinsip kekaryaan yang dipunyai Golkar.

"Sebenarnya Jokowi tak hanya dekat dengan PDIP tapi juga dekat dengan Golkar. Kami harap seluruh Indonesia ini mendukung, Insya Allah dengan kerja-kerja-kerja. Jokowi tidak hanya PDIP, Jokowi juga Golkar," kata Akbar Tandjung.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA