Tuesday, 10 Syawwal 1441 / 02 June 2020

Tuesday, 10 Syawwal 1441 / 02 June 2020

Pemerintah Perbanyak Rumah Sakit di Pulau Terluar

Jumat 01 Feb 2019 17:42 WIB

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Esthi Maharani

Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko

Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko

Foto: Republika/Bayu Adji P
RS Liung Paduli di Naha, Sangihe, Sulawesi Utara diresmikan

REPUBLIKA.CO.ID, SANGIHE -- Pemerintah kembali menambah fasilitas kesehatan di wilayah perbatasan dan pulau terluar. Kali ini, Kepala Staf Presiden Moeldoko meresmikan Rumah Sakit Liung Paduli di Naha, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Di depan masyarakat Naha, Moeldoko menyampaikan bahwa penambahan fasilitas kesehatan merupakan tindak lanjut fokus pemerintah untuk membangun sumber daya manusia.

Moeldoko menambahkan, pemerintah menaruh perhatian besar kepada kesehatan anak-anak di daerah untuk mencegah stunting atau pertumbuhan anak yang tidak optimal. Stunting disebut sebagai salah satu ancaman utama pemerintah dalam menyiapkan SDM unggul di masa datang.

"Nah, keberadaan rumah sakit berperan penting dalam pembangunan SDM. Termasuk dalam menjaga masa dua bulan kandungan sampai 1.000 hari pertama kehidupan sebagai masa 'golden age' seorang anak," kata Moeldoko melalui siaran pers, Jumat (1/2).

Moeldoko menyampaikan, penyebab stunting adalah akibat salah pola asuh, lingkungan yang tidak baik, dan pola makan yang tidak bagus. Pembangunan rumah sakit diyakini mampu menjawab tantangan tersebut. Hadirnya RS Liung Paduli diharapkan dapat memberikan prioritas dan kepedulian yang prima kepada masyarakat. Sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkan pelayanan kesehatan.

Moeldoko juga berpesan kepada para dokter, suster, pelayanan kesehatan agar terus melayani masyarakat dengan sepenuh hati. "Tuhan akan mencatat dedikasimu, pengabdianmu. Kalau sudah diniatkan untuk ibadah, bekerja sepanjang hari tidak akan terasa," kata Moeldoko.

Dalam kunjungannya kali ini, mantan Wagub Lemhanas ini juga menyinggung soal pemerataan pembangunan infrastruktur kelistrikan. Moeldoko mengakui bahwa setelah 73 tahun Indonesia merdeka, masih banyak wilayah di negeri ini yang bisa tersentuh sambungan listrik. Melalui Program Indonesia Terang, ujar Moeldoko, pemerintah telah membangun gardu-gardu listrik di daerah terpencil. Salah satunya di Pulau Bukide, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

Di Pulau Bukide ini, Moeldoko juga meresmikan gardu Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Bukide. Ia berharap aliran listrik mampu mendorong semangat anak-anak untuk menuntut ilmu dan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA