Sunday, 24 Zulhijjah 1440 / 25 August 2019

Sunday, 24 Zulhijjah 1440 / 25 August 2019

Wika Targetkan Laba Rp 3 Triliun

Selasa 22 Jan 2019 04:27 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Pekerja menyelesaikan pembangunan stasiun LRT Taman Mini di Jakarta, Senin, (14/1).

Pekerja menyelesaikan pembangunan stasiun LRT Taman Mini di Jakarta, Senin, (14/1).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Laba ditopang oleh penjualan yang diproyeksikan akan mencapai Rp 42,13 triliun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Wijaya Karta (Persero) Tbk. menargetkan perolehan laba tahun ini sebesar Rp 3,01 triliun. Laba ditopang oleh penjualan yang diproyeksikan akan mencapai Rp 42,13 triliun hingga akhir 2019.

Optimisme WIKA pada 2019 juga tercermin dari kontrak baru yang  ditargetkan tumbuh 32 persen menjadi Rp 66,74 triliun dibandingkan 2018 sebesar Rp 50,65 triliun. Optimisme itu sejalan dengan rencana WIKA untuk berinvestasi lebih agresif pada lini bisnis energi, properti dan infrastruktur.

"Dengan demikian, kontrak baru akan datang dari proyek-proyek investasi kita. Selain itu, investasi di sektor tersebut akan men-generate recurring income dan memperbesar rasio laba WIKA," kata Direktur Utama WIKA Tumiyana di Jakarta dalam keterangan tertulisnya, Senin.

Dia menjelaskan  perseroan telah menyiapkan strategi yang terintegrasi. Bisnis WIKA pada sektor infrastruktur dan bangunan yang telah sustain, kata Tumiyana, akan mendukung pertumbuhan pada sektor energi dan "industrial plant", industri serta properti pada 2019.

Dia juga mengakui bahwa masuknya WIKA pada investasi sektor-sektor tersebut di atas, dipertimbangkan setelah melihat peluang besar di masa akan datang.

Pada sektor properti, WIKA melalui entitas anak PT WIKA Realty, kini tengah aktif membangun kawasan hunian di lokasi strategis yang berada di Pulau Jawa dan Bali. WIKA Realty juga menjadi pemain penting pengembangan Transit Oriented Development (TOD) di jalur strategis Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB).

Pada saat yang bersamaan, WIKA juga akan mengembangkan portofolionya di sektor energi dengan meningkatkan kepemilikan saham pada pembangkit-pembangkit listrik di Indonesia.

Dari sektor industri, WIKA saat ini sedang mendorong produksi massal motor listrik GESITS yang direncanakan akan dimulai pada 2019. Proses produksi ini akan dilaksanakan oleh PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi dengan target 60.000 unit.

Sederetan target itu akan menjadi lebih rasional untuk direalisasikan mengingat serangkaian prestasi luar biasa yang telah dicapai pada 2018. WIKA sepanjang tahun lalu berhasil menyelesaikan dengan baik banyak mega infrastruktur.

Diantaranya, venues Asian Games berkelas global seperti, Jakarta International Velodrome, Jakarta International Equestrian Park, Stadion Madya, Lapangan Baseball & Softball, Basket hingga Squash Field.

Serta menyiapkan moda transportasi modern berbasis kereta, seperti LRT dan MRT yang akan siap digunakan pada triwulan I 2019.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA