Minggu, 24 Jumadil Awwal 1441 / 19 Januari 2020

Minggu, 24 Jumadil Awwal 1441 / 19 Januari 2020

RSU Syubbanul Wathon Siap Layani Kesehatan Warga Magelang

Senin 21 Jan 2019 22:58 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Rumah Sakit Umum (RSU) Syubbanul Wathon di kota Tegalrejo resmi beroperasi pekan lalu. Guna menunjang kinerja pelayanannya, rumah sakit tersebut dilengkapi delapan layanan utama.  Layanan tersebut antara lain Instansi Gawat Darurat, Rawat jalan/Poliklinik, Rawat Inap, Laboratorium, Farmasi/Apotek, Radiologi, Rehabilitasi Medis dan Hemodialisa.

Rumah Sakit Umum (RSU) Syubbanul Wathon di kota Tegalrejo resmi beroperasi pekan lalu. Guna menunjang kinerja pelayanannya, rumah sakit tersebut dilengkapi delapan layanan utama. Layanan tersebut antara lain Instansi Gawat Darurat, Rawat jalan/Poliklinik, Rawat Inap, Laboratorium, Farmasi/Apotek, Radiologi, Rehabilitasi Medis dan Hemodialisa.

Foto: RSU Syubbanol Wathon
Meski bertipe C RSU Syubbanul Wathon dilengkapi peralatan modern dan miliki 180 bed

REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG -- Rumah Sakit Umum (RSU) Syubbanul Wathon di kota Tegalrejo resmi beroperasi pekan lalu. Guna menunjang kinerja pelayanannya, rumah sakit tersebut dilengkapi delapan layanan utama.

Layanan tersebut antara lain Instansi Gawat Darurat, Rawat jalan/Poliklinik, Rawat Inap, Laboratorium, Farmasi/Apotek, Radiologi, Rehabilitasi Medis dan Hemodialisa.

Dalam soft opening RSU Syubbanul Wathon, ulama dan pengasuh pondok pesantren Salafi di Tegalrejo Muhammad Yusuf Chudori mengatakan layanan tersebut diharapkan dapat membantu menjaga kesehatan dan mengobati ribuan santri pondok pesantren. Termasuk masyarakat Tegalrejo pada khususnya. Menurut cucu pendiri Nahdlatul Ulama ini, para santrinya kadang mengeluh sakit sementara layanan kesehatan yang ada cukup berjarak jauh.

"Radang, diare atau sakit kulit umum dirasakan para santri. Kehadiran RS Syubbanul Wathon yang lokasinya terjangkau dari asrama santri tentu sangat membantu, " ungkap Gus Yusuf, panggilan akrab dari Muhammad Yusuf Chudhori menuturkan berdasarkan rilis yang diterima Republika.co.id, Senin (21/1).

Direktur RSU Syubbanul Wathon, dr. Wahyuni Dian Purwati menjelaskan, pihaknya kini sedang mengajukan kerjasama akan pelayanan BPJS bagi warga sekitar. "Tentu kami harus menyediakan layanan BPJS secepat mungkin. Salah satunya adalah pengadaan akreditasi sebagai salah satu syarat BPJS selain itu, pihak kami juga  meningkatkan pelatihan bagi perawat agar semakin tanggap dalam melayani kesehatan masyarakat, " sebut Wahyuni.

RSU Syubbanul Wathon merupakan rumah sakit Tipe C yang dibangun di atas lahan seluas 4.800 meter persegi dengan total luas bangunan 6.000 meter persegi, terdiri dari tiga lantai. Meskipun  bertipe C, RSU Syubbanul Wathon dilengkapi peralatan modern dan memiliki 180 tempat tidur, 40 dokter ahli dan dokter umum serta sejumlah perawat bersertifikat RSU Syubbanul Wathon merupakan kolaborasi kerjasama Pengurus Besar Nadhlatul Ulama melalui Asrama Perguruan Islam Pondok Pesantren Salafi Tegalrejo dengan pihak Lippo Group melalui Siloam Hospitals Group.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA