Friday, 29 Jumadil Awwal 1441 / 24 January 2020

Friday, 29 Jumadil Awwal 1441 / 24 January 2020

WHO: 80 Persen Rakyat Yaman Butuh Bantuan Kemanusiaan

Kamis 17 Jan 2019 23:51 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Konflik di Yaman (ilustrasi)

Konflik di Yaman (ilustrasi)

Foto: VOA
Konflik Yaman telah menghancurkan sebagian besar prasarana dasar

REPUBLIKA.CO.ID, SANA'A -- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan lebih dari 24 juta orang di Yaman, yang tercabik perang, tetap memerlukan bantuan kemanusiaan. Bahkan dari waktu ke waktu kondisi di negara tersebut makin memburuk

Baca Juga

"Meskipun Yaman menghadapi krisis kemanusiaan paling buruk di dunia, situasinya bertambah buruk dari tahun ke tahun," kata WHO di akun Twitter pada Kamis (17/1). Organisasi dunia tersebut juga menyatakan bahwa sebanyak 24,4 juta orang Yaman atau sekitar 80 persen hanya bisa hidup melalui bantuan kemanusiaan.

Sejak 2015, Arab Saudi dan beberapa sekutu Arabnya telah melancarkan operasi militer yang sangat besar terhadap kelompok gerilyawan Syiah Yaman, Al-Houthi. Al Houti hingga kini menguasai sebagian besar wilayah negeri tersebut semenjak 2014.

Konflik Yaman telah menghancurkan sebagian besar prasarana dasar Yaman, termasuk sistem pengairan dan kebersihan, sehingga PBB menggambarkan situasi itu sebagai salah satu "bencana kemanusiaan paling buruk pada jaman modern".

sumber : Antara/Anadolu-OANA
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA