Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Pensiunan Perlu Modal dan Pendampingan Usaha

Rabu 16 Jan 2019 13:48 WIB

Red: Indira Rezkisari

Menteri BUMN Rini Soemarno (kiri).

Menteri BUMN Rini Soemarno (kiri).

Foto: Antara/Puspa Perwitasari
Pembinaan penting agar usaha yang dirintis bisa menguntungkan.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyampaikan aparatur sipil negara (ASN) dan pensiunan perlu diberi modal pinjaman untuk berusaha. Tak hanya itu, mereka membutuhkan pendampingan usaha.

"Untuk modal mereka tidak bisa cari sendiri, kita perlu juga memberikan mereka pinjaman. Tapi juga pendampingan agar mereka tidak sampai rugi," kata Rini di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/1).

Rini menyampaikan hal tersebut usai menghadiri acara Program Wirausaha ASN & Pensiunan yang digelar di Sentul International City Center (SICC). Menurut Rini, ASN juga perlu dibina agar mereka dapat memulai usaha sesuai dengan keahlian yang dimiliki, sekaligus dapat menguntungkan.

Sebagai pembina BUMN di Indonesia, Rini menyampaikan kementerian yang dipimpinnya berupaya mengawal dan membina agar BUMN bisa melakukan usahanya dengan baik, sekaligus memberi pelayanan maksimal kepada masyarakat. "Semua ini kita lakukan dengan penuh tanggung jawab, mengingat kita itu BUMN berarti milik rakyat," ungkap Rini.

Rini juga menekankan agar BUMN terus mencetak keuntungan. Karena dengan demikian BUMN dapat memberikan kesejahteraan kepada karyawan dan yang paling utama adalah kepada rakyat Indonesia.

Pada acara itu hadir 5.000 pensiunan dan ASN yang terdiri atas 4.000 ASN yang akan pensiun dalam 2-3 tahun ke depan dari pemprov, pemkot, pemkab, kementerian/lembaga seluruh Indonesia dan 1.000 pensiunan yang sudah punya usaha sendiri. Acara itu akan dirangkai dengan kisah sukses pensiunan ASN yang berwirausaha, pendampingan masuk e-commerce, bisnis waralaba dan konsultasi pendampingan dari bank BUMN.


sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA