Monday, 6 Sya'ban 1441 / 30 March 2020

Monday, 6 Sya'ban 1441 / 30 March 2020

Deschamps Bantah tak Panggil Benzema karena Rasialis

Senin 14 Jan 2019 19:33 WIB

Rep: Febrian Fachri / Red: Israr Itah

Pelatih timnas Prancis Didier Deschamps.

Pelatih timnas Prancis Didier Deschamps.

Foto: AP/Claude Paris
Deschamps mengaku tidak memanggil Benzema karena menjunjung tinggi moralitas.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Pelatih timnas Prancis Didier Deschamps membantah anggapan bahwa ia tidak pernah lagi memanggil striker Real Madrid Karim Benzema karena sikap rasialis. Deschamps mengatakan, ia enggan mengambil penyerang Los Blancos itu karena publik Prancis tidak dapat menerima perilaku Benzema yang terlibat skandal rekaman video seksual mantan rekannya Mathieu Valbuena. 

"Saya memilih pemain Prancis, tidak peduil warna kulit atau agama mereka apa," kata Deschamps, dikutip dari Marca, Senin (14/1).

Beberapa waktu lalu, Benzema mengatakan kepada Marca kalau Deschamps tidak pernah lagi memanggilnya membela Les Bleus sejak 2015 karena ia warga keturunan dan beragama Islam. Deschamps menolak tegas anggapan tersebut. 

Deschamps mengaku tidak memanggil Benzema karena menjunjung tinggi moralitas di internal timnas Prancis. Benzema terlibat kasus pemerasan atas video yang berisi Valbuena. Saat itu Benzema dituduh telah memeras Valbuena dengan mengancam akan menyebarkan video tidak senonoh Valbuena. Kasus itu juga melibatkan mantan pemain timnas Prancis dan Liverpool Djibril Cisse. 

Akibatnya Benzema tidak pernah lagi dipanggil membela Prancis. Saat Tim Ayam Jantan mengangkat trofi Piala Dunia 2018 di Rusia, Benzema hanya menyaksikan lewat televisi. Deschamps hanya memanggil Antoine Griezmann, Thomas Lemar, Ousmane Dembele dan Olivier Giroud. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA