Friday, 2 Jumadil Akhir 1442 / 15 January 2021

Friday, 2 Jumadil Akhir 1442 / 15 January 2021

Ini Harapan Rabithah di Tahun 2019

Selasa 01 Jan 2019 10:05 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Sammy Abdullah

Rabithah Alawiyah organisasi Islam yang menjadi wadah resmi seluruh habib di Indonesia memeringati milad ke-90 di Jakarta, Ahad (16/12)

Rabithah Alawiyah organisasi Islam yang menjadi wadah resmi seluruh habib di Indonesia memeringati milad ke-90 di Jakarta, Ahad (16/12)

Foto: Fuji E Permana/Republika
Tahun 2019 diharapkan menghadirkan pemimpin yang meneladani ajaran Rasul

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Rabithah Alawiyah Zen bin Sumaith menyatakan, memasuki tahun baru 2019 kali ini, masyarakat dihadapkan dengan berbagai tantangan yang berasal dari dalam dan luar negeri. Pemilu Serentak April 2019 dan bencana alam di berbagai wilayah di Tanah Air, tidak bisa dipungkiri membawa suasana yang kurang kondusif bagi bangsa.

"Semoga Pemilu kali ini melahirkan pemimpin-pemimpin yang meneladani kepemimpinan Nabi Muhammad SAW yang shiddiq (jujur), fathonah (cerdas), amanah (terpercaya), dan tabligh (transparan-informatif), dan adil," kata dia dalam keterangan pers, Selasa (1/1).

Hasil itulah yang menurut Zen diharapkan mampu mengantarkan persatuan di antara ulama dan umara guna terwujudnya kedamaian di kalangan Umat Islam dan bangsa Indonesia secara umum. Proses demokrasi hendaknya dipandang sebagai sebuah proses rutin lima tahunan yang bertujuan untuk membawa perubahan ke arah yang lebih baik.

Zen melanjutkan, muhasabah atau evaluasi atas kondisi tersebut pun penting untuk dilakukan. Sebab harus disadari bahwa melalui bencana alam tersebut Allah SWT memberikan peringatan agar selalu berjalan sesuai dengan apa yang telah diperintahkan di dalam Al-Qur'an dan bimbingan hadits Nabi Muhammad SAW. Kemaksiatan dan fitnah yang merajalela menyebabkan turunnya bencana-bencana tersebut.

"Sebagai muslim kita harus menyadari bahwa semua ini bukanlah murka Allah SWT, tetapi merupakan peringatan agar manusia tidak lalai. Ini bentuk kasih sayang-Nya yang berwujud peringatan agar kita segera menyadari kesalahan-kesalahan yang telah kita perbuat dan kembali ke jalan Allah SWT," tutur dia.

Zen menambahkan, dari sisi sosial politik, harus dicermati dengan bijak kenyataan bahwa kesatuan bangsa dan keutuhan NKRI dapat menjadi taruhan apabila tidak segera menyadari polarisasi akibat berbagai berita yang tidak benar atau hoaks yang terjadi belakangan ini sehingga menimbulkan fitnah yang merugikan.

Menyikapi itu sekaligus menyambut tahun baru 2019 ini, DPP Rabithah Alawiyah pun mengajak segenap komponen bangsa untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri, dan bersama-sama berupaya kembali ke bimbingan agama agar terhindar dari segala bentuk kemaksiatan dan fitnah serta mengharapkan rahmat Allah SWT.

"Sembari meyakini diri untuk menanamkan optimisme bahwa bangsa Indonesia dapat melaluinya dengan baik dan membuat bangsa ini mampu menatap masa depan yang lebih cerah," ucap Zen.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA