Wednesday, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 January 2020

Wednesday, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 January 2020

Djokovic: Grand Slam 2019 Masih akan Dikuasai Big Four

Selasa 01 Jan 2019 10:03 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Andri Saubani

Petenis Serbia, Novak Djokovic setelah memenangi laga Piala Davis melawan petenis Spanyol, Albert Ramos-Vinolas di Serbia, Jumat (8/4).

Petenis Serbia, Novak Djokovic setelah memenangi laga Piala Davis melawan petenis Spanyol, Albert Ramos-Vinolas di Serbia, Jumat (8/4).

Foto: EPA/Srdjan Suki
Djokovic kembali ke peringakat 1 dunia setelah sempat mengalami cedera.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Ajang Grand Slam 2019 masih akan dikuasai oleh empat petenis terbaik saat ini atau big four. Hal ini diungkpkan oleh petenis nomor satu dunia Novak Djokovic. Petenis asal Serbia ini percaya empat besar tenis tahun 2019 adalah dirinya sendiri, Roger Federer, Rafael Nadal, dan Andy Murray.

Petenis berusia 31 tahun itu pulih dari cedera pada awal hingga 2018 untuk menemukan kembali permainan tenis terbaiknya dan kembali ke peringkat 1 dunia setelah memenangkan gelar Grand Slam berturut-turut di Wimbledon dan AS Terbuka 2018. Djokovic, memasuki musim baru yang diharapkan dapat menikmati kesuksesan lebih lanjut karena ia bertujuan untuk menambah 14 gelar utama telah dikoleksinya.

Dia percaya bahwa generasi pemain yang lebih muda masih memiliki beberapa cara untuk menantang di panggung terbesar olahraga. "Saya pikir jika kami sehat dan bermain bagus, keempat pemain itu mungkin masih memiliki peluang terbaik untuk selalu memenangkan Slam," kata Djokovic. Seperti dikutip dari laman Skysports, Selasa (1/1).

Dominasi 'Empat Besar' di Grand Slam, Hanya tiga pemain selain 'Big Four' yang memenangkan Grand Slam sejak Australia Terbuka 2005: Juan Martin del Potro, Stan Wawrinka dan Marin Cilic. Djokovic, yang membuka musim baru di Qatar Terbuka pekan ini, menderita kekalahan mengejutkan melawan Alexander Zverev di final ATP Finals di London bulan lalu.

Setelah kekalahannya melawan Zverev, Djokovic mengatakan dia melihat kesamaan dalam perkembangan petenis asal  Jerman tersebut dengan kariernya sendiri dan menambahkan dia percaya pemain berusia 21 tahun itu bisa melebihi prestasinya dalam olahraga. Djokovic bersikeras, "Generasi berikutnya sudah ada di sana" dan menyoroti Zverev, Borna Coric Kroasia, dan Stefanos Tsitsipas dari Yunani sebagai ancaman utama.

"Ini masalah waktu ketika kita akan melihat beberapa dari mereka bersaing di babak terakhir Grand Slam," ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA