Monday, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 January 2020

Monday, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 January 2020

Komunikasi Orang Tua dan Anak Bisa Cegah Narkoba

Senin 31 Dec 2018 21:00 WIB

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Muhammad Hafil

Narkoba

Narkoba

Foto: Ari Bowo Sucipto/Antara
Orang tua bisa melihat perkembangan anaknya.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Wakapolri, Komjen Pol Ari Dono Sukmanto mendorong masyarakat untuk mencegah bahaya narkoba masuk ke keluarga. Hal ini diungkapkan saat menghadiri peluncuran Gerakan Sambung Roso Sambung Oyot Nusantara di Yayasan Pondok Pesantren (YPP) Uniq Nusantara, Dampit, Kabupaten Malang, Ahad malam (30/12).

Untuk mencegah penyakit narkotika masuk ke keluarga, kata dia, diperlukan komunikasi intens. Hal ini terutama ditunjukkan antara orang tua dan anak-anak saat di rumah. Sesibuk apapun orang tua, komunikasi ini harus berjalan walau sebentar.

"Kalau siang ada aktivitas, bapak di kantor dan ibunya ada pekerjaan lain. Kalau malam pulangnya tidak sama, tapi pagi masih bisa saat sarapan, masih bisa perhatikan perilakunya," kata Ari.

Menurut Ari, orang tua dapat melihat perubahan anak yang mulai terjerumus dalam hal-hal buruk termasuk narkotika. Salah satunya tanda fisik di mana anak bisa terlihat agak keras atau melawan. Jika menemukan tanda seperti ini, orang tua sudah seharusnya waspada.

"Perhatikan anak dan saudara kita yang seperti ini. Narkotika itu tidak melihat (orang), siapapun bisa kena narkotika," tegasnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA