Jumat, 29 Jumadil Awwal 1441 / 24 Januari 2020

Jumat, 29 Jumadil Awwal 1441 / 24 Januari 2020

Hercules Mendekam di Rutan Salemba

Jumat 28 Des 2018 00:26 WIB

Red: Ratna Puspita

Hercules ketika ditangkap Polres Metro Jakarta Barat karena kasus perebutan lahan, 21 November 2018. (Ilustrasi)

Hercules ketika ditangkap Polres Metro Jakarta Barat karena kasus perebutan lahan, 21 November 2018. (Ilustrasi)

Foto: dok. Polres Jakarta Barat
Kejaksaan telah menerima penyerahan tahap dua Hercules.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelaku aksi premanisme lahan Hercules Rosario Marshall beserta 11 anak buahnya mendekam di Rumah Tahanan Salemba Jakarta Pusat. Penahanan di Rutan Salemba ini setelah Polres Metro Jakarta Barat melimpahkan berkas lengkap kasus tahap dua ke Kejaksaan Negeri Jakarta Barat.

"Penerimaan tahap dua Hercules dan kelompoknya sudah selesai dan berjalan lancar. Tadi sekira jam 13.00 WIB tersangka dibawa ke (Rutan) Salemba untuk menjalani penahanan," ujar Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Patris Yusrian Jaya di Jakarta, Kamis (27/12).

Patris menjelaskan kejaksaan telah menerima penyerahan tahap dua Hercules Rosario Marshall, Fransisco Suarez Ricardo alias Bobi, dan saudara Andi Setiawan beserta kawan-kawannya. Total jumlah tersangka aksi premanisme pendudukan lahan secara ilegal yang diterima Kejari Jakarta Barat sebanyak 12 orang.

"Berkas sudah dinyatakan lengkap. Para tersangka dikenakan Pasal 170 kemudian Pasal 167 dan Pasal 335 KUHP," ujar dia melanjutkan.

Patris menyebutkan para tersangka tersebut akan mendekam di Rutan Salemba selama 20 hari. Selanjutnya, pihak Kejari Jakarta Barat akan melakukan penyusunan surat dakwaan.

Dakwaan itu nantinya dilimpahkan penanganannya ke Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Kemudian, pihak Kejari Jakarta Barat akan mengeluarkan penetapan hari sidang, dan akan memulai proses persidangan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA