Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Bantu Tanggap Darurat, Adhi Karya Kerahkan Alat Berat

Rabu 26 Dec 2018 18:38 WIB

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Mobil masuk ke ruangan rumah pasca bencana tsunami di Desa Way Uli, Kalianda, Lampung Selatan, Selasa (25/12).

Mobil masuk ke ruangan rumah pasca bencana tsunami di Desa Way Uli, Kalianda, Lampung Selatan, Selasa (25/12).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Total bantuan Adhi Peduli mencapai Rp 755 juta

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Adhi Karya (Persero) Tbk mengerahkan tim Adhi Peduli untuk membantu tanggap darurat bencana tsunami Selat Sunda. Adhi mengirimkan alat berat dan mendirikan pos bantuan. 

Sekretaris Perusahaan Adhi Karya Ki Syahgolang Permata mengatakan, tim Adhi Peduli mengerahkan alat berat berupa 3 nit Loader, 2 unit Excavator PC 200, 1 unit Trailer, 6 unit Dump Truck, 1 unit Pick Up, dan mobil patroli.

"Alat berat dikerahkan untuk membantu evakuasi para korban dan pembersihan puing-puing bangunan," kata Ki Syahgolang, Rabu (26/12). 

Baca Juga

Sedangkan untuk posko bantuan, Adhi mendirikan 3 posko di Cinangka, Serang, sejak Ahad (23/12). Kemudian, posko bantuan di Cipacung, Banten, sejak Senin (24/12) dan posko di Kalianda, Lampung Selatan. 

Ki Syahgolang mengatakan, posko bantuan mendistribusikan bahan makanan atau sembako, selimut, tenda, peralatan mandi, hingga obat-obatan bagi para korban. Penyaluran bantuan bekerja sama dengan BNPB, Basarnas, TNI, Kementerian PUPR, dan BUM  lainnya. 

"Total nilai bantuan yang disalurkan melalui ADHI Peduli sebesar Rp 755 juta," kata dia. 

BNPB telah menetapkan status tanggap darurat untuk Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lampung Selatan pascatsunami yang terjadi pada Sabtu (22/12) malam. Untuk wilayah Pandeglang, masa tanggap darurat diterapkan selama 14 hari mulai tanggal 22 Desember hingga 4 Januari. Untuk di wilayah Lampung Selatan, masa tanggap darurat berlangsung selama 7 hari mulai 23 hingga 29 Desember.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA