Friday, 21 Muharram 1441 / 20 September 2019

Friday, 21 Muharram 1441 / 20 September 2019

Libur Panjang, Konsumsi BBM Turun

Rabu 26 Dec 2018 11:57 WIB

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Nidia Zuraya

SPBU Pertamina

SPBU Pertamina

Foto: Republika/Wihdan
Kenaikan konsumsi BBM hanya terjadi pada Pertamax

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Posko Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 (Nataru) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjamin ketersediaan pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) selama libur panjang akhir tahun. Posko Nataru Kementerian ESDM mencatat stok BBM nasional dalam kondisi normal.

Kementerian ESDM juga mencatat konsumsi BBM nasional, kecuali Pertamax, mengalami penurunan. Posko melaporkan, selama masa Satgas (18 Desember 2018-8 Januari 2019), dibandingkan rata-rata konsumsi normal terjadi kenaikan konsumsi jenis BBM Pertamax sebesar 8 persen.

Sementara untuk BBM jenis lainnya justru mengalami penurunan konsumsi dari rata-rata normal. Konsumsi Premium tercatat turun 10 persen, Pertalite turun 10 persen, Pertamax Turbo turun 12 persen. Sedangkan konsumsi BBM Solar turun 29 persen, Pertamina Dex turun 36 persen dan Dexlite turun 46 persen.

Per 24 Desember 2018, Kementerian ESDM mencatat penyediaan maupun distribusi BBM, Liquified Petroleum Gas (LPG), gas bumi untuk rumah tangga, dan listrik tidak menemui kendala. Stok BBM jenis Premium mencukupi kebutuhan 20 hari, Solar 20 hari, Pertalite 22 hari, Kerosene 59 hari, Pertamax 30 hari, Pertamax Turbo 43 hari, Pertamina Dex 42 hari, Dexlite 20 hari, dan Avtur 27 hari.

Mengantisipasi arus mudik yang masih berlansung, Pemerintah juga telah penyediaan 50 mobil tanki BBM, 16 mobil dispenser, 27 kios Pertamax hingga 26 motoris di sepanjang jalur mudik.

Untuk stok LPG dalam kondisi normal dengan jumlah stok LPG sebesar 439.845 metrik ton (MT). Sedangkan realisasi penyaluran LPG mencapai 8,433 MT dan mencukupi untuk kebutuhan sekitar 21 hari.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA