Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

KPU Banten Pastikan DPT di Daerah Terdampak Tsunami Berubah

Selasa 25 Dec 2018 18:15 WIB

Rep: Dian Erika Nugraheny/ Red: Muhammad Hafil

Sejumlah warga terdampak tsunami saat beraktivitas di Kantor Kodim 0421, Lampung Selatan, Senin (24/12).

Sejumlah warga terdampak tsunami saat beraktivitas di Kantor Kodim 0421, Lampung Selatan, Senin (24/12).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Masyarakat masih terpencar di lokasi pengungsian.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Ketua KPU Provinsi Banten, Wahyul Furqon, memastikan akan ada perubahan jumlah data pemilih pasca musibah tsunami Selat Sunda yang menimpa daerahnya. Perubahan jumlah ini juga tergantung dari jumlah pemilih yang meninggal dunia.

"Yang pasti, data pemilih pasti akan berubah. Paling tidak (perubahan) terjadi di daerah Pandeglang yang secara langsung terdampak tsunami," ujar Wahyul ketika dihubungi Republika.co.id, Selasa (25/12).

Dia mengungkapkan setidaknya ada delapan hingga sembilan kecamatan di Kabupaten Pandeglang yang kemungkinan besar akan mengalami perubahan data pemilih. Untuk pendataan pemilih pascabencana sendiri, kata Wahyul, sudah dilakukan sejak Senin (24/12) kemarin.

Selain mendata pemilih yang menjadi korban bencana, KPU juga melakukan pendataan pemilih yang meninggal dunia. Penyelenggara pemilu yang menjadi korban bencana pun ikut didata oleh KPU Banten.

"Tetapi memang kondisinya kan tidak mungkin kami lakukan pendataan dengan terburu-buru.  Sebab kondisi masyarakat masih berkabung dan masih fokus kepada support bantuan untuk para korban," lanjut Wahyul.

Menurut dia, untuk memastikan perubahan data pemilih masih membutuhkan waktu yang cukup lama. Sebab, selain masih menanti pemulihan pascabencana, masyarakat juga masih terpencar di lokasi pengungsian.

Untuk menuju lokasi kejadian dan lokasi pengungsian juga diakuinya tidak mudah. Wahyul memperkirakan waktu yang dibutuhkan untuk mendata masyarakat dan mencatat perubahan data pemilih bisa mencapai tiga hingga empat pekan.

Wahyul berharap, seluruh proses itu bisa selesai sebelum akhir Januari 2019. "Yang bisa kami pastikan yakni soal penghapusan data pemilih yang meninggal dan memindahkan lokasi TPS yang terganggu akibat bencana alam ini. Sementara itu, untuk berapa jumlah perubahan data pemilih, itu  tergantung jumlah korban meninggal.

Sebelumnya, KPU Provinsi Banten telah menetapkan penyempurnaan DPT hasil perubahan tahap kedua (DPTHP 2) pada 12 Desember lalu. Jumlah total penyempurnaan DPTHP 2 tercatat sebanyak 8.112.477 pemilih. Rinciannya terdiri dari 4.012.331 pemilih perempuan dan 4.100.146 pemilih laki-laki.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA