Sunday, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 January 2020

Sunday, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 January 2020

Usai Kalah dari Jazz, Coach Kerr dan Durant Berbeda Pendapat

Sabtu 22 Dec 2018 10:01 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah

Steve Kerr

Steve Kerr

Foto: Reuters
Coach Kerr tidak senang dengan penampilan Warriors karena kurangnya gerakan bola.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Golden State Warriors menderita kekalahan ke-11 mereka pada ajang NBA musim ini. Sang juara bertahan NBA ini tumbang di tangan Utah Jazz dengan skor 103-108 pada tengah pekan iniu. Usai laga tersebut, pelatih Warriors Steve Kerr dan pemain bintang mereka Kevin Durant berbeda pendapat tentang alasan kekalahan.

Coach Kerr tidak senang dengan penampilan Warriors karena kurangnya gerakan bola. Sementara Durant bersikeras Warriors terlalu banyak mengoper bola. Warriors menyelesaikan pertandingan di Salt Lake City dengan 18 assist, terendah musim ini serta mencatatkan 266 operan.

"Kami tidak menggerakkan bola. Kami tidak bermain seperti yang kami mainkan beberapa tahun terakhir, di mana bola benar-benar bergerak dan kami melakukan tembakan yang bagus," ujar Kerr dilansir dari Express, Sabtu (22/12).

Kerr mengambil alih komando permainan dari Mark Jackson sebagai pelatih Golden State pada 2014. Sejak itu, mantan guard Chicago Bulls ini telah memenangkan tiga gelar juara NBA. Dengan tipe permainan yang menjadi ikoniknya, yakni permainan cepat dengan gerakan bola maupun pemain.

Akan tetapi, Durant tidak setuju dengan alasan Kerr bahwa kurangnya gerakan bola adalah masalahnya. "Mereka mampu menghentikan kami bertiga, Kami juga terlalu banyak mengoper bola. Memang sulit melawan tim defensif yang bagus seperti itu,” kata pemain 30 tahun tersebut.

Durant mengatakan, mengaku paham timnya ingin bola bergerak, mencatatkan 30 assist dan 300 operan. "Tapi kadang-kadang, tidak akan seperti itu," ujar Durant yang mengakhiri laga dengan 30 angka, tujuh rebound dan dua assist. 

Komentar ini langsung dikaitkan dengan posisi Durant yang dikabarkan sedang menjajaki masa free agent pada musim panas. Seluruh tim di NBA tertarik pada pemain dengan kemampuan lebih seperti Durant. New York atau Los Angeles tampaknya menjadi tujuan favorit untuk MVP Finals dua kali. Durant dan Warriors telah memenangkan dua kejuaraan NBA bersama-sama tetapi laporan menyebutkan dia ingin pindah dari bayangan rekan setim Stephen Curry.

Warriors sekarang mencatatakn rekor menang kalah 21-11 dan telah merosot ke tempat ketiga di Wilayah Barat, satu pertandingan di belakang pemimpin Denver Nuggets. Laga mereka berikutnya adalah di kandang melawan Dallas Mavericks. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA