Sunday, 12 Sya'ban 1441 / 05 April 2020

Sunday, 12 Sya'ban 1441 / 05 April 2020

Tergiur Barcelona, Rabiot Tolak Perpanjang Kontrak PSG

Rabu 19 Dec 2018 05:17 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Endro Yuwanto

Adrien Rabiot (kanan).

Adrien Rabiot (kanan).

Foto: EPA-EFE/ETIENNE LAURENT
Rabiot mulai tertantang bermain di luar Prancis.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Direktur Olahraga Paris Saint-Germain (PSG) Antero Henrique mengatakan, klubnya telah gagal mendapatkan persetujuan perpanjangan kontrak dengan gelandang bertahan Adrien Rabiot. Kontrak gelandang kribo berusia 23 tahun itu berakhir di Parc de Prince pada Juni 2019 mendatang.

Kabarnya, Rabiot telah memutuskan akan menerima tawaran dari klub lain. Salah satu yang paling menginginkan tanda tangan pemain timnas Prancis itu adalah Barcelona.

"Adrien Rabiot telah memberi tahu klub kalau dia tidak akan memperpanjang kontrak. Dia akan meninggalkan klub di akhir musim," kata Henrique dikutip dari AS, Selasa (18/12).

Les Parisiens pun geram dengan keputusan Rabiot. Henrique mengatakan, Rabiot tidak akan diberi lagi kesempatan buat bermain di PSG. Dengan kata lain, PSG akan membiarkan mantan pemain Toulouse itu di bangku cadangan sampai akhir musim andai klub peminat tidak serius memberikan penawaran.

Rabiot mulai tertantang bermain di luar Prancis. Sejak mulai berkarier di pentas sepak bola profesional, Rabiot belum pernah bermain di luar Ligue 1.

Rabiot mulai naik ke tim senior sejak 2012 lalu. Ia baru mulai mendapat kepercayaan sebagai pemain inti sejak tiga tahun terakhir.

Permainan Rabiot sebagai gelandang pengatur permainan mendapatkan banyak apresiasi. Salah satu yang mengidolakan Rabiot ialah legenda Barcelona Xavi Hernandez.

Xavi beberapa kali menyarankan Barca agar cepat-cepat membeli Rabiot dari PSG. Pemain bertinggi badan 1,88 meter itu sangat cocok untuk menggantikan Andres Iniesta yang telah hengkang ke Liga Jepang.

Selain Barca, peminta Rabiot adalah AC Milan, Manchester City, dan Juventus. Harga pemain kelahiran Saint-Maurice itu berkisar di angka 40 juta euro.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA