Wednesday, 19 Muharram 1441 / 18 September 2019

Wednesday, 19 Muharram 1441 / 18 September 2019

Ekspor Perikanan Hingga Oktober 2018 Naik 10 Persen

Senin 17 Dec 2018 16:29 WIB

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Friska Yolanda

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti

Foto: Republika TV/Fian Firatmaja
Peningkatan produksi ini karena faktor peningkatan budidaya dan kemudahan melaut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastusi menjelaskan ekspor perikanan hingga Oktober 2018 naik hingga 10,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Susi mengatakan ekspor yang meningkat ini menyumbang devisa negara.

"Kalau kita liat Januari-Oktober, kinerja kita signfikan. Kita itu menyumbang devisa negara lebih besar dibandngkan impor," ujar Susi di Kementerian KKP, Senin (17/12).

Susi mengatakan ekspor perikanan hingga Oktober 2018 mencapai 3,99 miliar dolar AS. Sedangkan di periode yang sama tahun lalu, sumbangan ekspor perikanan hingga 3,62 miliar dolar AS. Sedangkan untuk impor sendiri kata Susi, di tahun ini impor perikanan berada di angka 0,37 miliar dolar AS.

Susi mengatakan komoditas utama penunjang ekspor paling banyak dikatrol dari udang, tuna dan cumi sotong gurita. Ekspor udang mencapai 1,4 miliar dolar AS. Tuna berkontribusi terhadap ekspor sebanyak 498 juta dolar AS dan cumi sotong gurita menyumbang 429 juta dolar AS.

"Secara volume total total komoditas utama tersebut menembus volume 621 ribu ton," ujar Susi.

Kata susi, ekspor ini bisa terkatrol selain karena produksi dalam negeri juga meningkat. Peningkatan produksi ini, kata Susi karena faktor peningkatan budidaya dan banyaknya nelayan yang saat ini sudah mudah dalam mengakses ikan.

"Analisa saya, mancing di pinggir dapat ikan. Petani juga jadi banyak di sana. Patin nila, patin mengalami peningkatan produksi signifikan. Kerja keras karantina dari impor impor ilegal dari Vietnam," ujar Susi.

Susi juga merinci, pasar ekspor perikanan selama ini juga didominasi oleh Amerika Serikat, Jepang, Eropa, ASEAN dan Cina. "Udang, sotong, itu banyak diserap Amerika. Jepang dan Eropa juga merupakan pasar yang baik dari produksi ikan kita," ujar Susi.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA