Sunday, 5 Sya'ban 1441 / 29 March 2020

Sunday, 5 Sya'ban 1441 / 29 March 2020

UNDP-ERIA Gelar Seminar Soroti Kerja Sama Indonesia-Jepang

Sabtu 08 Dec 2018 16:59 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Esthi Maharani

Bendera PBB, lembaga utama yang menaungi UNDP.

Bendera PBB, lembaga utama yang menaungi UNDP.

Foto: ist
Seminar ini mengambil tema tentang proyek 2045 Indonesia dan Jepang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memperingati 60 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Jepang, United Nations Development Programme (UNDP) dan Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) menggelar seminar tingkat tinggi untuk menyoroti kerja sama yang sudah terjalin antara kedua negara. Seminar ini mengambil tema tentang proyek 2045 Indonesia dan Jepang.

Country Director UNDP, Christophe Bahuet mengatakan proyek 2045 ini diharapkan mampu membantu kedua negara dalam mengidentifikasi langkah dan kebijakan strategis yang bermanfaat untuk masa depan kedua negara.

"Penelitian yang dilakukan dan hasil dari diskusi tersebut akan bermanfaat bagi pembuat kebijakan dan semua pemangku kepentingan yang relevan di indonesia. Yang juga akan sangat menarik bagi kelompok yang lebih luas di komunitas pengembang," ungkap Bahuet dalam sambutannya di Hotel Dharmawangsa Jakarta, Sabtu (8/12).

President of ERIA Hidetoshi Nishimura menekankan pentingnya peningkatan sumber daya manusia di Indonesia dan Jepang. Karena itu pesan utama dari laporan proyek 2045 adalah pemokusan pada pengembangan sumber daya manusia.

Indonesia dan Jepang, lanjut Nishimura, harus berinvestasi dalam pengembangan sumber daya manusia, terutama dalam menanggapi kemajuan teknologi digital. Karena pengembangan sumber daya manusia adalah dasar menjaga demokrasi, ekonomi dan peningkatan kualitas hidup.

"Indonesia dan Jepang harus bersama-sama lebih berupaya dalam pengembangan sumber daya manusia," jelas dia.

Nishimura menjelaskan, proyek 2045 ini juga bertujuan untuk mengembangkan studi yang mengidentifikasi jalan bagi Indonesia untuk menjadi negara yang tangguh, damai dan makmur pada tahun 2045 berdasarkan analisis ekonomi, politik dan sosial. Nantinya hasil dari seminar ini akan diserahkan kepada para pembuat kebijakan akademisi dan publik.

Sementara proyek ini dirancang, kata dia, saat ini Indonesia sedang gencar memenuhi agenda nasionalnya untuk mewujudkan ekonomi yang lebih kuat, mencegah konflik dan ekstremisme. Karena itu seminar ini juga bertujuan untuk memperluas peluang bagi Pemerintah Jepang untuk menjadi partner Indonesia dalam mewujudkan kedamaian dan kemakmuran ekonomi di masa depan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA