Monday, 9 Syawwal 1441 / 01 June 2020

Monday, 9 Syawwal 1441 / 01 June 2020

Penanganan yang Salah Dapat Timbulkan Problem Baru di Papua

Kamis 06 Dec 2018 03:45 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Reiny Dwinanda

Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani

Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani

Foto: Republika/Fauziah Mursid
Muzani menyarankan pemerintah melakukan pendekatan menyeluruh di Papua.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani menilai perlu adanya pendekatan efektif dalam menangani masalah teror kelompok kriminal bersenjata di Papua. Ia mengingatkan, penanganan yang salah dapat menambah masalah baru di Papua.

"Saya berharap mudah-mudahan (langkah pemerintah) efektif," ujar Muzani di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/12).

Menurut Muzani, Pemerintah sebenarnya sudah membuat peta keamanan di Papua dengan menempatkan pasukan berdasarkan tingkat kerawanan wilayah tersebut. Namun, kelompok kriminal bersenjata juga sudah mengetahui titik-titik penempatan pasukan keamanan.

"Nah ini yang harus dilakukan oleh pemerintah. Saya kira contohlah dari para senior agar satu tindakan militer itu berhasil," kata Sekjen Partai Gerindra tersebut.

Muzani memandang, pemerintah harus melaksanakan pendekatan yang menyeluruh dalam menangani masalah gangguan keamanan di Papua. Anggota Komisi I DPR itu menilai terjadinya pembantaian 31 pekerja jalan Trans-Papua tersebut bentuk kelengahan pemerintah dan aparat terhadap persoalan papua.

Menurutnya, banyak pihak menilai persoalan Papua sudah aman dengan dibangunnya infrastruktur di Papua. Ia cenderung khawatir Pemerintah belum menyelesaikan Papua secara menyeluruh.

Meskipun mengapresiasi pembangunan infrastuktur, Muzani mengatakan bisa jadi pemerintah gagal paham dengan kebutuhan riil masyarakat Papua. Ia khawatir program pembangunan di Papua meleset dari kebutuhan masyarakat yang sesungguhnya.

Baca Juga

"Jangan-jangan, bukan itu yang dibutuhkan. Infrastruktur mungkin dibutuhkan, tapi bukan jalan, jembatan gitu ya. Mungkin bagaimana infrastruktur kesehatan, infrastruktur pendidikan," ujar Muzani.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA