Friday, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 February 2020

Friday, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 February 2020

Laga Kandang PSIS, Panpel Antisipasi Euforia Suporter

Rabu 28 Nov 2018 21:46 WIB

Red: Hazliansyah

Sejumlah pesepak bola PSIS Semarang melakukan selebrasi usai penyerang PSIS Komarudin mencetak gol ke gawang Persebaya Surabaya dalam pertandingan lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Jawa Tengah, Ahad (22/7).

Sejumlah pesepak bola PSIS Semarang melakukan selebrasi usai penyerang PSIS Komarudin mencetak gol ke gawang Persebaya Surabaya dalam pertandingan lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Jawa Tengah, Ahad (22/7).

Foto: Antara/Aditya Pradana Putra
Di laga kandang terakhir, PSIS akan menjamu Persipura Jayapura

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Panitia pelaksana pertandingan PSIS Semarang menyiapkan antisipasi euforia berlebihan pendukung tim pada laga kandang terakhir Liga 1 Indonesia 2018. PSIS akan menjamu Persipura Jayapura di Stadion Moch.Soebroto Magelang, Sabtu (1/2).

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak keamanan untuk mengantisipasi hal itu," kata Wakil Ketua Panpel Pertandingan PSIS Semarang, Pudjianto, Rabu (28/11).

Menurut dia, petugas keamanan diminta untuk tidak langsung membubarkan diri usai pertandingan selesai. "Kami sudah minta agar euforia penonton diantisipasi," tambahnya.

Antisipasi yang dilakukan, kata dia, misalnya mencegah penonton masuk ke lapangan usai laga kandang terakhir itu. Pada laga terakhir ini animo pendukung PSIS diperkirakan cukup besar.

Persiapan lain yang sudah dilakukan, lanjut dia, membuka lebih banyak pintu sebagai akses masuk ke stadion. "Pintu akan diperbanyak, agar tidak terjadi penumpukan," katanya.

PSIS menyisakan dua pertandingan di lanjutan Kompetisi Liga 1 Indonesia 2018.

PSIS akan menjamu Persipura di Magelang, sementara pada laga terakhir PSIS akan bertandang ke kandang Persebaya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA