Minggu, 24 Jumadil Awwal 1441 / 19 Januari 2020

Minggu, 24 Jumadil Awwal 1441 / 19 Januari 2020

Tidur Terlalu Lama atau Kurang Berisiko bagi Kesehatan Otak

Ahad 18 Nov 2018 06:11 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Hazliansyah

Ilustrasi Anak Laki Laki Sedang Tidur

Ilustrasi Anak Laki Laki Sedang Tidur

Foto: Republika/Yogi Ardhi
Penelitian ilmiah dilakukan secara daring terhadap 40 ribu orang di seluruh dunia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebuah penelitian mengungkap kebiasaan tidur terlalu lama tidak baik bagi kesehatan otak. Tidur terlalu lama juga sama buruknya dengan seseorang yang memiliki waktu tidur yang sedikit.

Tim ahli saraf dari institut otak dan pikiran Universitas Western melakukan penyelidikan ilmiah secara daring kepada 40 ribu orang di seluruh dunia. Penelitian dilakukan melalui kuesionir mendalam dan serangkaian kegiatan kinerja kogniitif.

Peneliti dari Universitas Western Andrian Owen mengungkap, para peserta memberikan informasi bahwa sekitar setengah dari semua peserta melaporkan tidur kurang dari 6,3 jam per malam rata-rata atau sekitar satu jam kurang dari jumlah yang disarankan penelitian.

Menurut Owen, sebagian besar peserta yang tidur empat jam atau kurang seolah-olah hampir merasa sembilan tahun lebih tua.

Selain itu, lebih banyak tidur juga berakibat buruk secara kognitif tanpa memandang usia. Dua hal yang paling dipengaruhi oleh tidur adalah penalaran dan kemampuan verbal, sementara kinerja memori jangka pendek relatif tidak terpengaruh.

"Kami menemukan bahwa jumlah tidur optimal untuk menjaga otak Anda melakukan yang terbaik adalah 7 hingga 8 jam setiap malam dan yang sesuai dengan apa yang akan dikatakan dokter, Anda perlu menjaga tubuh Anda dalam kondisi prima," kata peneliti penelitian laboratorium Conor seperti dilansir oleh The Independent, Sabtu (17/11).

"Kami juga menemukan bahwa orang yang tidur lebih dari jumlah itu sama-sama terganggu karena mereka yang tidur terlalu sedikit."

Temuan ini didukung oleh penelitian sebelumnya yang dipresentasikan di Kongres European Society of Cardiology di Munich awal tahun ini. Dengan data dari lebih dari satu juta orang dewasa, para ilmuwan menemukan bahwa kurang tidur dan maupun terlalu banyak tidur harus dihindari untuk kesehatan jantung yang optimal.

Sebaliknya, mereka menyarankan bahwa enam hingga delapan jam tidur malam adalah yang paling bermanfaat bagi jantung.


BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA