Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Laga Pamungkas Pedrosa di Valencia

Sabtu 17 Nov 2018 17:48 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Endro Yuwanto

Dani Pedrosa

Dani Pedrosa

Foto: AP Photo/Antonio Calanni
Pedrosa akan menentukan strategi dengan melihat kondisi cuaca saat balapan.

REPUBLIKA.CO.ID, VALENCIA -- Sebanyak 18 seri MotoGP 2018 berjalan. Grand Prix (GP) Valencia akan menjadi penutup musim 2018.

Baca Juga

Sirkuit Ricardo Tormo juga akan menjadi saksi Dani Pedrosa menutup kariernya sebagai pembalap MotoGP. Ia telah 12 tahun mengarungi lintasan balap motor tercepat di dunia tersebut.

''Jelas, Valencia akan spesial, itu balapan terakhir saya. Jadi perasaannya akan berbeda dibanding biasanya,'' kata Pedrosa dikutip dari Crash, Sabtu (17/11).

Pedrosa percaya diri mampu menemukan ritme dan feeling dengan Repsol Honda meski dalam kondisi trek yang basah selama sesi latihan bebas, Jumat (16/11). Pembalap asal Spanyol tersebut mejalani pra-even pada Kamis (15/11) yang emosional, setelah dimasukan ke dalam Hall of Fame MotoGP di Valencia, dengan tercatat sebagai legenda MotoGP.

Jelang akhr kariernya tersebut, Pedrosa menikmati sesi latihan usai menempati posisi kelima dalam catatan waktu kombinasi. Namun, Pedrosa harus berjuang pada kondisi trek basah sejak menggunakan ban Michellin pada MotoGP.

Pedrosa sering gagal untuk mencapai performa optimalnya. Menurutnya, pada pagi hari, saat trek sedikit stabil selama sesi latihan, cukup bagus untuk menemukan ritme.

Namun sore harinya, kata Pedrosa, terjadi hujan deras dan ia tak mampu berkendara dua atau tiga lap. Setelah itu ia berhenti karena mengalami masalah. ''Tapi pada akhirnya setiap kali hujan deras saya memutuskan untuk keluar karena Anda tidak dapat berkembang saat itu,'' jelas dia.

Oleh karena itu, Pedrosa akan menentukan strategi dengan melihat kondisi cuaca pada balapan yang digelar Ahad (18/11). Sebab cuaca akan menentukan dalam memilih ban yang tepat untuk balapan. ''Itu tergantung ketinggian air yang dapat kami lihat, apakah itu hujan deras atau tidak,'' ujarnya.

Musim 2018 ini juga menjadi yang terakhir bagi Jorge Lorenzo berseragam Ducati. Pembalap asal Spanyol tersebut musim depan akan berada di lintasan bersama Marc Marquez di Repsol Honda.

Meski balapan musim ini telah dimenangkan oleh Marquez, namun tensi balapan tidak menurun. Sebab semua pembalap, termasuk sang juara, juga tengah memutar otak untuk menentukan pilihan ban yang tepat. Marquez menilai, Valencia memiliki sirkuit dengan drainase dan grip yang sangat baik sehingga meskipun cuaca sedang hujan, maka grip di lintasan tetap akan baik.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA