Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

Bank Mandiri Tawarkan KPR Berbunga 6,5 Persen

Kamis 15 Nov 2018 15:22 WIB

Red: Nidia Zuraya

Rumah KPR

Rumah KPR

Foto: Republika/Adhi Wicaksono
Per Oktober 2018, Mandiri menyalurkan kredit ke sektor properti sebesar Rp 42 triliun

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menawarkan kredit pemilikan rumah (KPR) dengan suku bunga tetap (fixed) 6,5 persen selama lima tahun, dan sisanya mengikuti suku bunga mengambang. Produk KPR ini diklaim Bank Mandiri cocok untuk generasi milenial.

Tawaran KPR itu disediakan bank BUMN tersebut dalam perhelatan "REI Mandiri Property Expo" di Balai Sidang Jakarta pada 17-25 November 2018. "Limit (batas maksimum kredit) juga lebih besar dan jangka waktu lebih panjang sehingga generasi milenial dapat lebih mudah memiliki rumah," kata Wakil Eksekutif Presiden Bidang Kredit Konsumer Bank Mandiri Ignatius Susatyo Wijoyo di Jakarta, Kamis (15/11).

Dalam perhelatan itu, Mandiri menargetkan pencairan KPR melalui proyek kerja sama pengembang peserta pameran mencapai Rp 200 miliar. Menurut Susatyo, generasi milenial merupakan generasi yang dinamis dan mengejar sukses di usia muda, namun banyak di antara generasi milenial itu yang lebih memilih menyisihkan penghasilannya untuk gaya hidup dibandingkan membeli properti.

"Nah, lewat program ini kami sekaligus ingin mengedukasi mereka untuk menggunakan uangnya secara bijak," ujar Susatyo.

Per Oktober 2018, Mandiri menyalurkan kredit ke sektor properti sebesar Rp 42 triliun atau naik 7,8 persen (tahun ke tahun) dibandingkan periode sama 2017. Hingga akhir 2018, perseroan ingin menyalurkan kredit sektor properti dengan pertumbuhan di atas 9,9 persen dibandingkan periode sama 2017.

Real Estate Indonesia (REI) Mandiri Property Expo melibatkan 40 group pengembang dengan total 125 proyek perumahan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA