Saturday, 30 Jumadil Awwal 1441 / 25 January 2020

Saturday, 30 Jumadil Awwal 1441 / 25 January 2020

Pola Makan Pengaruhi Gangguan Tidur

Sabtu 03 Nov 2018 05:32 WIB

Red: Gita Amanda

Orang sukses memiliki skala prioritas yang baik dalam berkegiatan, termasuk cukup tidur pada Ahad malam.

Orang sukses memiliki skala prioritas yang baik dalam berkegiatan, termasuk cukup tidur pada Ahad malam.

Foto: ABC News
Peradangan akibat asupan pola makan berlemak tinggi sebabkan gangguan ritme sirkadian

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Para peneliti dari Northwestern University di Amerika Serikat menemukan bahwa peradangan yang dipercepat oleh pola makan mengganggu jam tubuh, berpotensi menyebabkan gangguan tidur. Para peneliti menentukan bahwa baik peradangan maupun jam tubuh dipengaruhi oleh faktor genetik yang sama, yang disebut NF-kappa beta (NFKB).

Dengan memicu serangkaian reaksi berantai di dalam tubuh, NFKB menyebabkan rasa sakit dan kerusakan jaringan yang terkait dengan penyakit radang, seperti radang sendi, misalnya. Menurut para peneliti, NFKB juga memengaruhi jam tubuh, menurut laporan Bustle, Jumat (2/11) lalu.

Peradangan yang mungkin disebabkan oleh asupan pola makan berlemak tinggi, dapat menyebabkan gangguan ritme sirkadian, sejenis gangguan tidur yang melibatkan pola tidur terganggu yang tidak sinkron dengan waktu bangun atau tidur yang khas.

Para peneliti juga mengemukakan bahwa ritme sirkadian yang terganggu dapat menghubungkan diet dan penyakit, dalam kasus penyakit seperti diabetes, kanker tertentu, dan penyakit jantung yang sering dikaitkan dengan diet inflamasi.

"Kami tidak tahu alasannya, tetapi interaksi antara peradangan dan jam ini tidak hanya relevan untuk memahami bagaimana peradangan mempengaruhi otak dan siklus tidur-bangun tetapi juga bagaimana sel-sel kekebalan atau lemak bekerja," kata Hee-Kyung Hong, satu penulis penelitian dan lektor endokrinologi di Northwestern University.

Jadi,  apa yang dianggap sebagai makanan yang menyebabkan peradangan? Menurut Harvard Health, makanan yang dapat menyebabkan peradangan termasuk karbohidrat olahan (seperti roti putih), makanan manis, bahan memasak seperti margarin dan lemak babi, dan daging merah dan olahan.

Makanan anti-inflamasi, sementara itu, termasuk ikan berlemak, kacang, tomat, minyak zaitun, dan sayuran berdaun hijau. Blueberry, apel, stroberi dan beberapa buah lain juga dapat memerangi peradangan.

Menurut Gurdian, ada makan yang mendukung tidur Anda menjadi nyaman, antara lain, makanan kaya kalium seperti pisang dapat membantu mengendurkan otot.Sementara kalkun, ayam, lentil, tahu, tuna, telur dan ya, bahkan keju mengandung tryptophan dan vitamin B6 yang tinggi, dapat meningkatkan produksi hormon tidur melatonin.

Mengonsumsi serat dari  biji-bijian, kacang-kacangan, buah beri, lentil, dan sumber-sumber lain juga dapat menghasilkan kualitas tidur yang lebih baik.

sumber : antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA