Sunday, 29 Jumadil Akhir 1441 / 23 February 2020

Sunday, 29 Jumadil Akhir 1441 / 23 February 2020

Laudrup Dikabarkan Juga Tolak Tawaran Latih Madrid

Rabu 31 Oct 2018 22:41 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Hazliansyah

Michael Laudrup

Michael Laudrup

Foto: Reuters
Laudrup merasa belum memiliki jam terbang tinggi untuk menangani tim sekelas Madrid

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Setelah gagal mengikat Antonio Conte, Real Madrid terus mencari sosok penerus Julen Lopetegui di Santiago Bernabeu. Teranyar, tawaran Los Merengues kepada Michael Laudrup dikabarkan telah ditolak.

Los Merengues tengah gencar mencari manjaer baru setelah memecat Julen Lopetegui pada awal pekan kemarin. Kekalahan 1-5 atas Barcelona menjadi laga terakhir eks pelatih timnas Spanyol bersama Sergio Ramos dan kawan-kawan.

Alhasil, sederet pelatih beken mengapung kepermukaan yakni Antonio Conte, Jose Mourinho, Roberto Martinez, Mauricio Pochettino dan Michael Laudrup.

Sementara itu dikutip AS, Rabu (31/10) nama terakhir dilaporkan telah menolak tawaran untuk duduk di kursi panas Madrid. El Real sendiri punya alasan menunjuk Laudrup. Selain piawai dalam meracik taktik, eks pelatih Swansea City itu juga pernah berseragam the Vikingos.

Namun Laudrup dikabarkan telah menolak tawaran itu. Arsitek asal Denmark menilai dirinya belum memiliki jam terbang yang tinggi untuk menangani tim sekelas Madrid. Disamping situasi ruang ganti klub yang tengah kacau setelah ditinggal pergi Zinedine Zidane dan Cristiano Ronaldo.

Setelah sukses menjadi pemain, Laudrup memilih dunia kepelatihan. Karier profesionalnya sebagai juru taktik dimulai ketika menangani kesebelasan Denmark IF Brondy. Namun, namanya baru meroket saat melatih Swansea City pada musim 2012.

Bersama the Swans, pria berusia 54 tahun berhasil membawa tim asal Wales itu promosi, di mana ia membuat Si Angsa menjadi salah satu tim kuda hitam di musim debut Liga Primer Inggris.


BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA