Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

OSO Sebut Anwar Ibrahim Seorang Petarung

Selasa 30 Oct 2018 01:09 WIB

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Dwi Murdaningsih

Ketua DPD RI, Oesman Sapta saat menghadiri pemberian penghargaan untuk Anwar Ibrahim.

Ketua DPD RI, Oesman Sapta saat menghadiri pemberian penghargaan untuk Anwar Ibrahim.

Foto: dpd
UNP menganggap Anwar Ibrahim telah mampu membangun etika pendidikan politik yang baik

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang (OSO) memandang sosok Anwar Ibrahim sebagai seorang petarung dalam dunia politik Negeri Jiran. Menurutnya, Anwar telah melalui berbagai pasang surut perpolitikan Malaysia, bahkan mantan pemimpin oposisi itu juga pernah dua kali mendekam di penjara. OSO menilai sosok Anwar pantas menerima gelar doktor kehormatan dari Universitas Negeri Padang (UNP).

"Dato' tokoh yang gigih memperjuangkan keadilan dan demokrasi di Malaysia. Anwar Ibrahim mengajarkan kepada kita bagaimana ketekunan, kesabaran dan rela berkorban dalam perjuangan politik bisa memberikan hasil yang terbaik bagi rakyat dan bangsanya," ujar OSO saat memberikan testimoni mengenai Anwar Ibrahim, Senin (29/10).

UNP menganggap Anwar Ibrahim telah mampu membangun etika pendidikan politik yang baik, berjasa di bidang politik dan pendidikan, bahkan sudah menjadi salah satu tokoh yang inspiratif. Karenanya, OSO menyampaikan selamat atas penganugerahan gelar doktor kehormatan tersebut kepada Anwar Ibrahim.

OSO juga berharap agara penganugerahan gelar ini dapat mempererat hubungan antarnegara Indonesia dan Malaysia. Sebagai negara yang merupakan satu rumpun, kedua negara tersebut emiliki cita-cita yang sama untuk menegakkan demokrasi, keadilan, dan kehidupan yang lebih baik dan saling menghargai di antara bangsa-bangsa di dunia.

"Saya mengapresiasi dan turut bangga atas penganugerahan Gelar Doktor Kehormatan  Bidang Pendidikan Politik  kepada Dato’ Sri Anwar Ibrahim dari Program Studi Ilmu Kependidikan Universitas Negeri Padang pada hari ini," katanya.

Senator asal Kalimantan Barat ini juga mengatakan bahwa penganugerahan gelar doktor kehormatan bagi Anwar Ibrahim tidak terlepas dari keberadaan masyarakat Minang di Malaysia. Menurutnya masyarakat Minang di Malaysia bangga memiliki tokoh seperti Anwar Ibrahim.

"Beliau ini dari Negeri Sembilan. Di Negeri Sembilan, 50 persen orang Minang. Jadi, ya kita bangga juga, orang Minang turut menentukan kehadiran dia disana, pendukungnya," kata OSO.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA