Jumat, 29 Jumadil Awwal 1441 / 24 Januari 2020

Jumat, 29 Jumadil Awwal 1441 / 24 Januari 2020

A Star is Born, Kombinasi Drama Romantis dengan Musik

Senin 15 Okt 2018 09:01 WIB

Rep: Noer Qomariah K/ Red: Indira Rezkisari

A Star is Born

A Star is Born

Foto: Warner Bros via AP
A Star is Born merupakan debut perdana Bradley Cooper sebagai sutradara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyanyi terkenal Jackson Maine (Bradley Cooper) tak pernah bisa jauh dari alkohol dan narkoba. Selepas konser yang dihadiri oleh para penggemarnya, dalam perjalanan pulang ke rumah, Maine menenggak satu botol alkohol di mobilnya.

Suatu hari Maine berubah pikiran dan meminta salah satu stafnya untuk mencari bar. Tak disangka ia malah terjebak di bar waria dan berbincang dengan para pengunjung di sana.

Sesaat kemudian Maine terkesima dengan penampilan Ally (Lady Gaga) yang membawakan lagu ciptaannya sendiri, La Vie en Rose. Ally merupakan seorang pelayan di sebuah restoran lain yang diizinkan menyanyi di bar tersebut.

Maine menghampiri Ally ke kamar ganti karena merasa tertarik. Mereka lalu berlanjut menghabiskan malam untuk berbincang satu sama lain. Dari sana Maine tahu Ally berkeinginan mengejar karier di dunia musik.

Maine mengantar Ally pulang ke rumah. Penyanyi ini mengajak Ally menonton pertunjukannya.

Sayangnya, Ally menolak untuk menghadiri pertunjukan Maine. Saat berada di restoran, atasan Ally memberitahunya terlambat datang.  Ally, yang pada dasarnya sudah muak dengan tempat kerjanya, memutuskan untuk berhenti.

Perempuan ini tergerak melihat pertunjukan Maine hingga akhirnya memberanikan diri menyanyi di atas panggung. Maine kemudian mengajak Ally ikut tur dengannya dan tak lama hubungan mereka berubah.

A Star is Born merupakan film berdurasi 135 menit yang disutradarai oleh Bradley Cooper. Cooper berusaha membuat gambaran perasaan dan kegagalan manusia, bercampur dengan dunia musik yang beragam. Film yang didistribusikan Warner Bros Picture ini akan diputar di Indonesia pada 19 Oktober 2018.

Meski baru pertama kali bermain peran di layar lebar, Lady Gaga sangat menjiwai peran sebagai Ally. Berbagai emosi yang ditampilkan perempuan bernama asli Stefani Joanne Angelina Germanotta ini dapat dirasakan oleh penonton.

A Star is Born tak hanya merupakan film bergenre drama romantis, tetapi banyak hal yang dapat dipetik dalam film ini. Pertama, kerja keras yang dikombinasikan dengan keberanian mengambil peluang tidak akan pernah sia-sia. Ini tercermin pada Ally yang giat menulis dan membuat musiknya sendiri. Perjuangannya menggapai mimpi sebagai penyanyi akhirnya berhasil.

Kedua, kecanduan alkohol dan narkoba dapat menyebabkan depresi. Dukungan moral keluarga dan orang terdekat sangat berarti bagi mereka yang sedang berjuang sembuh dari kecanduang alkohol dan narkoba.

Selebihnya, A Star is Born memiliki alur yang terlalu cepat usai bagian perkenalan Jackson Maine dan Ally. Ada pula adegan yang muncul tiba-tiba sehingga membuat penonton kebingungan.

Contohnya, kemunculan karakter Bobby (Sam Elliot) setelah menghilang karena bertengkar dengan Jackson Maine. Selain itu, suara Cooper yang dibuat lebih rendah dari nada aslinya terdengar agak mengganggu dan membuat pengucapan dialog terdengar tidak jelas.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA