Tuesday, 10 Syawwal 1441 / 02 June 2020

Tuesday, 10 Syawwal 1441 / 02 June 2020

Duterte Tunjuk Dubes Filipina untuk PBB Sebagai Menlu

Jumat 12 Oct 2018 19:21 WIB

Red: Ani Nursalikah

Presiden Duterte

Presiden Duterte

Foto: ABC News
Dubes sebelumnya berencana maju memperebutkan kursi di majelis rendah.

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Duta besar Filipina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Teodoro Locsin ditunjuk sebagai menteri luar negeri baru Filipina, Jumat (12/10). Presiden Rodrigo Duterte mengatakan ia telah meminta Dubes Locsin untuk menggantikan Alan Peter Cayetano, yang berencana maju memperebutkan kursi di majelis tingkat rendah Kongres.

Cayetano adalah anggota Kongres selama tiga periode serta senator dua periode sebelum ia bergabung dengan kabinet Duterte tahun lalu. "Bisa tolong panggil Teddy Boy Locsin dan tanya dia apakah saya bisa sebut nama dia di sini," kata Duterte kepada seorang asisten saat acara jumpa pers di Manila.

Locsin, mantan anggota kongres tiga periode dan penerbit surat kabar, kemudian mencuit pada Jumat, "Saya ditawari (jabatan sebagai menteri luar negeri). Saya bilang ya."

Para kandidat anggota Kongres sudah mulai melakukan pendaftaran pada Kamis untuk mengikuti pemilihan, yang dijadwalkan berlangsung pada Mei 2019 dan dianggap sebagai referendum untuk menentukan pemerintahan Duterte. Penunjukan Locsin sebagai menlu itu merupakan perubahan pertama kalinya dari perombakan yang diperkirakan akan terjadi menjelang pemilihan umum tahun depan.

Lima anggota kabinet lainnya diperkirakan akan mundur dan maju dalam pemilu, termasuk menteri pertanian dan reformasi pertanian, seorang penasihat politik serta seorang pembantu khusus. Juru bicara Duterte, Harry Roque, juga akan meninggalkan posisinya untuk mencalonkan diri tahun depan.

Roque digantikan oleh pengacara Presiden Duterte, Salvador Panelo. Pemilihan umum tahun depan di seluruh negeri itu akan menentukan 320 anggota Kongres dan lebih dari 17 ribu pengisi jabatan pemerintahan daerah.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA