Sunday, 4 Jumadil Akhir 1442 / 17 January 2021

Sunday, 4 Jumadil Akhir 1442 / 17 January 2021

Jejak Capres-Cawapres di Pondok Pesantren

Jumat 12 Oct 2018 06:20 WIB

Rep: Dian Erika Nugraheny,RIZKY SURYARANDIKA, Rizkyan Adiyudha/ Red: Muhammad Hafil

Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin memberi sambutan saat kunjungan di Pondok Pesantren Bumi Sholawat, Wonoayu, Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (29/9).

Calon Presiden Prabowo Subianto disambut antusias warga di Pesantren Alquran KH Abdullah Syafiie As Syafiiyah Pulo Air Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat Ahad (7/10). Kedatangannya untuk menghadiri tasyakur dan haul almarhum KH Abdullah Syafiie.

Foto:
Bawaslu mengingatkan para calon mematuhi rambu-rambu saat datang ke tempat pendidikan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sedangkan  pasangan Prabowo, Sandiaga Uno, juga telah mengunjungi  Pondok Pesantren Al Amin Sumenep Perenduan Madura, Ahad (30/9). Kedatangan Sandi pun diterima dengan hangat oleh pimpinan Ponpes Al Amin Sumenep, KH Ahmad Fauzi Tijani.

Sandi mengaku kagum melihat pesantren yang dikelola secara moderen dan profesional tersebut. Kepada para santri, Sandi pun menitipkan pesan agar mereka menumbuhkan jiwa santripreneur.

"Sudah saatnya para santri menumbuhkan jiwa pengusaha, niat keras menciptakan lapangan kerja. Pesan saya good is not enough, why not be the best so be the best. Bagus saja tidak cukup. Harus menjadi yang terbaik, maka jadilah yang terbaik," kata Sandi yang disambut gemuruh tepuk tangan ribuan santri.

Lalu, bagaimana dengan capres nomor urut satu Jokowi? Selama masa kampanye ini, Jokowi belum pernah menginjakkan kakinya di pesantren maupun lembaga pendidikan lainnya. Namun, Jokowi pernah menemui ratusan siswa SMA dan SMK saat acara AKSI yang diikuti oleh kurang lebih 340 siswa SMA dan 170 siswa SMK se-Indonesia di Grand Mulya Resort and Convention Hotel, Bogor, Jawa Barat (Rabu 10/10).

Pada kesempatan itu, Jokowi  meminta para siswa SMA dan SMK untuk meluruskan kabar hoaks dan fitnah. Apalagi di tahun politik ini, tak sedikit kabar bohong dan fitnah, serta celaan justru beredar.

"Jadi anak-anak tolong kalau ada yang namanya sekarang di medsos fitnah hoaks, kabar bohong, saling mencela mengejek, itu tolong diluruskan. Dibetulkan," kata Jokowi.

Baca juga: Kompolnas: Tudingan Terhadap Kapolri Harus Dibuktikan

Baca juga: Lisa Vogl-Hamid: Bersyahadat Putusan Terbaikku

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA