Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Pelaku Vandalisme MRT Berpindah-pindah Negara

Rabu 10 Oct 2018 14:30 WIB

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Ani Nursalikah

Gerbong MRT yang berada di depo Lebakbulus, Jakarta,  dicorat- coret orang tidak dikenal.

Gerbong MRT yang berada di depo Lebakbulus, Jakarta, dicorat- coret orang tidak dikenal.

Foto: dok. Humas MRT
Pelaku sengaja mencari sensasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengatakan, hingga kini masih memburu pelaku pencorat-coret satu unit kereta MRT Jakarta. Pelaku kerap berpindah-pindah negara dalam melancarkan aksi vandalismenya yang memang bertujuan cari sensasi di negara yang ia datangi.

“Iya dia termonitor berpindah-pindah negara, dan memang punya hobi itu. Kita masih mapping dulu kita cek yang bersangkutan dimana, sebelum kita mendapatkan yang bersangkutan kita tidak bisa mendiagnosa sudah dimana,” kata Indra di Mapolda Metro Jaya, Rabu (10/10).

Polres Metro Jakarta Selatan dibantu dengan Polda Metro Jaya sudah berkoordinasi dengan interpol, namun masih mencari keberadaan pelaku dan sedang berada di negara mana saat ini. Meski demikian, belum mendapatkan keterangan apa pun dari interpol.

“Tapi berdasarkan beberapa info, mereka memang sering membuat sensasi seperti itu, menggambar di beberapa tempat yang menurut mereka strategis,” kata Indra.

photo
Gerbong MRT yang berada di depo Lebak Bulus, Jakarta, dicorat-coret orang tidak dikenal.

Tujuan pelaku datang ke Indonesia diketahui hanya untuk jalan-jalan, sehingga saat diperiksa dan kedapatan membawa peralatan mural, tidak dipermasalahkan karena tidak membahayakan. Lagi-lagi kepolisian enggan menyebutkan identitas pelaku meski telah kantongi nama, lantaran ingin menangkap dulu.

Kemudian untuk makna sementara dari coretan di kereta MRT tersebut, di sana ditulisakan ‘first’ yang dalam bahasa Indonesia artinya pertama. “Nah dia ingin jadi orang pertama yang corat-coret di situ. Analisis sementara itu, dan berdasarkan keterangan yang disampaikan beberapa yang sudah diperiksa,” ujar Indra.

Sebelumnya, Kereta MRT di Depo Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, dicorat-coret oleh orang tak dikenal. Aksi vandalisme itu ada pada salah satu badan kereta MRT.

Kejadian itu baru diketahui pagi hari, Jumat 21 September 2018, ketika Tim keamanan dari Kontraktor yang berada di Depo Lebak Bulus sedang melaksanakan patroli rutin sekitar pukul 07.30 WIB dan menemukan kondisi kereta dalam kondisi tersebut.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA