Kamis, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Kamis, 24 Rabiul Awwal 1441 / 21 November 2019

Seleksi CPPPK Bisa Diikuti Semua Guru Honorer

Selasa 09 Okt 2018 21:00 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Esthi Maharani

Sejumlah guru honorer dan tenaga administrasi honorer menyampaikan aspirasi saat aksi di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Bandung, Jumat (5/10).

Sejumlah guru honorer dan tenaga administrasi honorer menyampaikan aspirasi saat aksi di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Bandung, Jumat (5/10).

Foto: Antara/Novrian Arbi
Semua guru honorer dituntut untuk siap berkompetisi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seleksi calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (CPPPK) bisa diikuti oleh semua guru honorer, baik yang usianya di bawah 35 tahun atau di atas 35 tahun. Untuk itu semua guru honorer dituntut untuk siap berkompetisi.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy. Kendatu begitu, dia mengakui masa kerja dan lamanya pengabdian guru honorer akan menjadi pertimbangan. Namun menurut dia kedua hal itu tidak boleh mengesampingkan mutu dan kualitas guru menjadi syarat utama.

"Pengabdian itu betul harus dipertimbangkan, tapi jangan sampai itu mengesampingkan syarat utamanya yaitu harus berkualitas dan standarnya itu pada tes ujian dasar," ungkap Muhadjir Effendy usai menghadiri sebuah diskusi tentang Guru Honorer di Gedung Nusantara II DPR RI, Selasa (9/10).

Dia menyampaikan, ketentuan tersebut nantinya akan diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang PPPK. Dia menargetkan PP tersebut akan segera disahkan dalam waktu. Yang mana dalam PP itu juga akan diatur tentang manajemen PPPK mulai dari perekrutan, pembinaan, pola karier, dan pola penggajian.

Perekrutan CPPPK, jelas Muhadjir, akan diselenggarakan setelah CPNS tahun 2018 selesai. Tidak lama setelah itu, diharapkan seleksi CPPPK bisa segera dibuka.

"Insyaallah tahun ini (disahkan), mudah-mudahan secepatnya. Sekarang PP nya sedang dikadji oleh Kemenkeu dan mudah2an presiden akan segera menandatanganinya," kata Muhadjir.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA