Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

Mahasiswa UMM Produksi Kurma Isi Cokelat

Rabu 03 Oct 2018 09:11 WIB

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Esthi Maharani

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Meita Hanifatus Shogiroh dengan produknya Kurma Isi Cokelat, THAMR

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Meita Hanifatus Shogiroh dengan produknya Kurma Isi Cokelat, THAMR

Foto: Doc. UMM
Anak muda juga bisa menyukai kurma dengan berbagai varian rasa

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Kurma, buah yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia terutama mereka yang sempat melakukan kegiatan haji dan umrah. Banyak di antara mereka membawa buah yang memiliki rasa manis dan khasiat ini sebagai oleh-oleh saat kembali ke Indonesia.

Melihat fenomena ini, seorang mahasiswi Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Meita Hanifatus Shobiroh mencoba berkreasi membuat makanan ringan berbahan kurma yang dapat mencuri hati anak muda. Ia mengajak dua rekannya, Ulinnuha Lailanur Mawarni dan M. Guntur Purwodi yang merupakan salah satu mahasiswa kampus negeri di Malang, untuk berinovasi memproduksi Snack Diet Sunnah, Kurma Isi Cokelat 'Thamr'

“Kita ingin mengenalkan bahwa kurma itu bukan hanya untuk lansia saja. Melalui produk kami, anak muda juga bisa menyukai kurma dengan berbagai varian rasa yang ditawarkan,” paparnya.

Selain menyajikan berbagai varian rasa, kemasan yang didesain cantik dan menarik serta harga yang terjangkau menjadi andalan Meita memasarkan produknya. Apalagi Meita menyebut terdapat beberapa kelebihan lain yang ditawarkan makanan ringan sehat ini. Beberapa di antaranya kaya serat, tanpa tambahan gula, dapat memperkuat tulang, mempercatik kulit, menjaga tekanan darah hingga memelihara kesehatan jantung.

“Kurma ini juga tanpa bahan pengawet dan pemanis tambahan, soalnya dari kurmanya sendiri sudah manis banget, jadi para lansia tidak perlu khawatir diabetes. Meskipun tanpa pengawet buatan, kurma isi coklat Thamr bisa tahan satu tahun asal tidak terkena sinar matahari langsung,” jelas Meita melalui keterangan resmi yang diterima Republika, Rabu (3/10).

Menawarkan penganan nikmat dengan harga ekonomis, Kurma Isi Cokelat Thamr tersebut dijual dengan dua pilihan kemasan. Kemasan premium berisi delapan buah kurma seharga Rp. 8.000.  Kemudian adapula kemasan medium 0,5 kilogram seharga Rp. 50.000.

Menggunakan sistem dalam jaringan (daring), produk yang segera memiliki varian rasa keju ini sudah menjamah seluruh daerah di Pulau Jawa, Lombok hingga Sumatera. Meita pun mengaku mampu mengantongi untung yang cukup lumayan besar. Dalam sebulan setidaknya Meita berhasil mengumpulkan keuntungan mencapai jutaan rupiah.



BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA