Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

Kemendikbud dan KPM Tingkatkan Kualitas Guru Matematika

Selasa 02 Oct 2018 15:12 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

 'Pelatihan Peningkatkan Kompetensi Guru Dalam Proses Pembelajaran Matematika Berbasis HOTS' .

'Pelatihan Peningkatkan Kompetensi Guru Dalam Proses Pembelajaran Matematika Berbasis HOTS' .

Foto: kpm
Para guru mendapatkan pelatihan pembelajaran berbasis HOTS.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Klinik Pendidikan MIPA (KPM) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI meningkatkan kompetensi guru matematika di berbagai daerah. KPM merupakan lembaga pendidikan yang berada dibawah naungan Yayasan Guru Bangsa Manusia (GBM) dan berpusat di Bogor-Jawa Barat.

Kegiatan yang bertajuk 'Pelatihan Peningkatkan Kompetensi Guru Dalam Proses Pembelajaran Matematika Berbasis HOTS' menyasar pada guru Sekolah Dasar (SD) & Sekolah Menengah Pertama (SMP) di 5 Kota/Kab yang telah ditentukan Kemendikbud. HOTS adalah High Learning Order Thinking Skill.

Ketua Tim Pelatih Moh Arodhi mengatakan kerja sama ini merupakan sebuah amanah yang sangat penting. Hal tersebut sejalan dengan komitmen KPM yang telah berperan aktif dalam dunia pendidikan di Indonesia, sebagaimana yang telah dirintis oleh Raden Ridwan Hasan Saputra.

“Kegiatan ini pun tak serta-merta berupa pelatihan tentang matematika saja. Di dalamnya juga terdapat muatan materi yang akan memompa semangat para guru dalam mengajar dengan cara berpikir suprarasional untuk meningkatkan kinerja dan menambah rezeki dari jalan yang tak terduga,” ujar Arodhi, Sabtu (29/9).

Arodhi mengatakan selama ini metode pembelajaran matematika yang telah berjalan bisa menjadi pelajaran menakutkan yang selama ini dipersepsikan siswa. “Melalui kerja sama ini nantinya kita akan membuat belajar matematika (HOTS) justru sangat menyenangkan dan dapat memacu kreativitas,” ujarnya.

Dari pelatihan ini, guru diharapkan bisa memiliki kemampuan dalam mengajar matematika berbasis HOTS. Kedua, memberikan ruang kepada guru dan siswa untuk menumbuhkembangkan potensi bersama KPM. Ketiga, hasil UN/UASBN mengalami peningkatan dari aspek rata-rata, hal tersebut seiring meningkatnya pula kualitas pembelajaran.

Berikut agenda pelatihan kerja sama antara Kemendikbud dengan Klinik Pendidikan MIPA di berbagai daerah.
1-4 Oktober 2018: Kab. Landak-Kalimantan Barat
8-11 Oktober 2018: Kab. Majene-Sulawesi Barat
15-18 Oktober 2018: Kota Bima-Nusa Tenggara Barat
22-25 Oktober 2018: Kab. Seluma-Bengkulu
29 Oktober – 1 November 2018: Kab. Aceh Besar-Aceh

Program ini tidak hanya berhenti di agenda pelatihan saja, namun juga akan terus berkesinambungan. KPM juga akan meningkatkan kompetensi guru dengan program supervisi klinis dalam melaksanakan pembelajaran Matematika Nalaria Realistik (MNR) dan siswa dengan uji soal MNR berbasis HOTS. Selain itu, beberapa program pendampingan, baik guru maupun siswa untuk meningkatkan prestasi bidang matematika menjadi fokus tim KPM.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA