Monday, 13 Sya'ban 1441 / 06 April 2020

Monday, 13 Sya'ban 1441 / 06 April 2020

Cukup Olahraga Kecil Untuk Meningkatkan Memori Anda

Selasa 02 Oct 2018 04:15 WIB

Rep: MGROL 111/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Olahraga yoga

Olahraga yoga

Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang
Latihan 10 menit seperti yoga atau berjalan pelan mempengaruhi kinerja otak

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan manfaat dari olahraga yang tak terhitung banyaknya? Karena sedikit sekali dari kita yang sekalipun dengan niat yang baik tidak mendapatkan apa-apa setelah olahraga berjam-jam. Namun sebuah penelitian menyatakan bahwa ada suatu latihan yang sebenarnya remeh tapi memiliki manfaat peningkatan memori. 

Para ilmuwan di University of California memeriksa bagaimana latihan ringan, singkat seperti 10 menit yoga, berjalan lambat, atau tai chi memengaruhi fungsi otak dan memori. Sekelompok kecil peserta di usia 20-an diuji dan kemudian mengambil tes memori kompleks sementara para ilmuwan memindai otak mereka.

Dibandingkan dengan mereka yang hanya beristirahat sebelum tes, mereka yang berolahraga selama 10 menit itu memiliki komunikasi yang lebih baik antara hippocampus dan daerah otak kortikal, yang merupakan bagian otak yang berhubungan dengan penyimpanan memori dan ingatan memori hidup, masing-masing.

Dilansir melalui Mindbodygreen mereka yang berolahraga juga lebih mampu membedakan antara kenangan yang berbeda. Penelitian ini menambah koleksi penelitian yang semakin banyak menyarankan pelatihan interval dapat menjadi cara yang hebat, lebih cepat untuk memperoleh banyak hasil atau manfaat.

“Tujuan utama kami adalah untuk mencoba mengembangkan resep latihan yang dapat digunakan oleh orang dewasa yang lebih tua yang mungkin memiliki cacat atau gangguan mobilitas tetapi masih dapat mengadopsi rejimen olahraga yang sangat sederhana dan dapat, mungkin, mencegah penurunan kognitif,” kata Michael. Yassa, Ph.D., seorang ahli syaraf di Universitas California, Irvine, dan salah satu pemimpin proyek.

“Daerah otak yang terlibat di sini juga merupakan daerah yang diduga memainkan peran besar dalam memburuknya ingatan dengan penuaan,” tambah Michelle Voss, Ph.D., seorang ahli saraf di University of Iowa. 

Durasi yang tepat diperlukan untuk memiliki dampak yang berarti pada memori bervariasi tergantung pada usia seseorang, kemampuan kebugaran fisik, dan perbedaan gaya hidup lainnya. Tetapi meskipun penelitian ini dilakukan terutama untuk membantu orang tua penyandang cacat atau penurunan kognitif, temuan ini membuktikan betapa bermanfaatnya olahraga singkat untuk siapa saja.

Entah Anda seorang kakek berusia 65 tahun yang ingin menjaga pikiran dan tubuh aktif atau pelari berusia 22 tahun yang ingin mempertajam fokus Anda, olahraga kecil apapun seperti yoga, berjalan, bahkan berlari dapat menawarkan banyak keuntungan. Sepuluh menit sepertinya tidak lebih dari sekejap, tetapi itu bisa menjadi cukup waktu untuk menjalani aliran yoga sederhana atau berjalan-jalan ke toko kelontong.

“Ketika saya hanya memiliki 10 menit untuk berolahraga, saya melakukan sesuatu yang memulihkan tingkat energi saya dan mengirim aliran darah ke otot-otot saya,” kata guru yoga dan blogger Jordan Younger.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA