Tuesday, 14 Sya'ban 1441 / 07 April 2020

Tuesday, 14 Sya'ban 1441 / 07 April 2020

Cara Meghan Markle Pergi tanpa Diketahui Publik

Rabu 19 Sep 2018 17:51 WIB

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Meghan memasak dengan wanita di komunitas Hubb di Pusat Budaya Muslim Al Manaar di London. Komunitas itu bersama Meghan membuat buku masak berjudul

Meghan memasak dengan wanita di komunitas Hubb di Pusat Budaya Muslim Al Manaar di London. Komunitas itu bersama Meghan membuat buku masak berjudul

Foto: AP
Meghan tetap berolahraga pilates dan menata rambut namun dengan penyamaran

REPUBLIKA.CO.ID,  LONDON-- Meghan Markle memang bergelar Duchess of Sussex. Namun titel itu tidak menghentikan Markle melakukan hal seperti orang biasa pada umumnya.

Tapi bagaimanakah salah satu wanita paling terkenal di dunia bisa berkeliling tanpa ada yang memperhatikan?. Dilansir dari Travel and Leisure, Rabu (19/9), ia bisa saja melakukan penyamaran.“Ia menghabiskan sebagian besar akhir pekannya di Cotswolds dengan Harry,” kata seorang sumber.

Ia pun, menurut sang sumber, sering melakukan penyamaran ketika bertemu khalayak ramai. “Ketika ia ingin pergi berolahraga pilates atau menata rambutnya, Marle biasanya mengenakan penyawaran di bawah topi baseball,” ujarnya lagi.

Pun, sumber tersebut mengungkapkan tempat lain yang dikunjungi Markle secara teratur adalah Whole Foods. Tempat itu, berjarak kurang dari lima menit dari istana Kensington.

Dengan begitu ia bisa dengan cepat menyelinap masuk dan keluar tanpa ada yang menyadari. Mantan pengawal Putri Diana, Ken Wharfe mengatakan melakukan hal-hal yang biasa Markle lakukan di Amerika sudah sudah cukup sulit.

“(Tetapi)  ia memiliki kemampuan akting di dalam hidupnya,” kata Wharfe.

Sebelumnya Meghan Markle, meluncurkan proyek solo pertamanya sebagai anggota keluarga kerajaan Inggris. Dia merilis buku resep masakan bersama para korban selamat kebakaran Menara Grenfell.

Buku berjudul Together: Our Community Cookbook itu berisi 50 resep masakan dari para perempuan yang terimbas insiden pada Juni 2017. Markle tidak ikut menciptakan resep, tetapi menuliskan kata pengantar pada karya tersebut.

Proyek buku bermula dari Markle yang aktif menjadi relawan di Hubb Community Kitchen sejak Januari 2018. Tempat itu menjadi dapur komunitas di mana para korban yang kehilangan rumah bisa memasak dengan leluasa.

Buku itu berisi resep masakan Eropa, Timur Tengah, Afrika Utara, dan Mediterania timur. Sebagian korban kebakaran Menara Grenfell adalah keluarga Muslim, karenanya dapur disebut Hubb Community Kitchen, dari bahasa Arab "hubb" yang berarti "cinta".

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA