Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

BSM Berencana Beli Aset Mandiri Utama Finance

Rabu 19 Sep 2018 01:47 WIB

Rep: Iit Septyaningsih/ Red: Gita Amanda

PT Mandiri Utama Finance menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Menara Mandiri, Jakarta, Rabu, (14/3).

PT Mandiri Utama Finance menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Menara Mandiri, Jakarta, Rabu, (14/3).

Foto: Republika/Iit Septyaningsih
Tujuannya untuk memperkuat modal MUF.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Syariah Mandiri (BSM) berencana membeli sebagian aset PT Mandiri Utama Finance (MUF). Tujuannya untuk memperkuat modal MUF.

Sebelumnya, BSM telah berkomitmen mendukung MUF dalam meluncurkan produk pembiayaan otomotif berbasis syariah. Dengan memberikan sejumlah pendanaan atau modal kerja ke rekan satu grup-nya tersebut.

Selanjutnya, kedua anak usaha Bank Mandiri ini sedang menjajaki kerja sama lebih dalam. "Kita jajaki juga aset purchase, artinya aset MUF kita evaluasi mana yang bisa kita ambil alih untuk perkuat modal MUF. Itu rencananya ke depan, kita akan support karena kita sama-sama di bawah naungan Mandiri Group," jelas Direktur Utama BSM Toni EB Subari di Jakarta, Selasa, (18/9).

Namun, Toni enggan menjelaskan lebih lanjut terkait rencana itu. Dirinya bahkan mengaku belum bisa menyebutkan, total modal kerja yang akan disalurkan ke MUF.

"Penyaluran modal kerjanya tergantung kebutuhan MUF berapa. Insyaallah, kita siap. Kita tunggu dulu rencana kerja MUF seperti apa," tegas Toni.

Direktur Risk & Recovery BSM Choirul Anwar menambahkan lewat kerja sama dengan MUF, perseroan ingin mempermudah masyarakat memiliki mobil atau motor menggunakan prinsip syariah. "Sebab semakin banyak masyarakat yang ingin hijrah dari pembiayaan konvensional ke syariah dan kita yakin MUF mampu," tuturnya pada kesempatan serupa.

Selama ini, kata dia, portofolio pembiayaan otomotif BSM sebesar 71 persen lewat multifinance lalu sebanyak 19 persen melalui direct financing atau BSM OTO. Masing-masing totalnya telah mencapai Rp 2.452,43 miliar dan Rp 999,73 miliar.

"Kita harapkan setelah kerja sama dengan MUF, bisa semakin meningkat," tambah Choirul.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA