Tuesday, 10 Syawwal 1441 / 02 June 2020

Tuesday, 10 Syawwal 1441 / 02 June 2020

Grab Bermitra dengan Perusahaan Vietnam

Rabu 12 Sep 2018 08:19 WIB

Red: Nidia Zuraya

aplikasi grab taxi di Andoid.

aplikasi grab taxi di Andoid.

Foto: Republika/dwi
Grab mengklaim memiliki 175 ribu pengemudi di seluruh Vietnam

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perusahaan penyedia layanan transportasi online, Grab, pada Selasa (11/9) mengumumkan kemitraannya dengan perusahaan asal Vietnam MOCA Technology and Service (Moca) untuk layanan pembayaran. Kemitraan ini sebagai upaya memperkuat posisi Grab di Asia Tenggara.

Grab telah membuat pembayaran digital dan jasa keuangan sebagai bagian penting dari strategi pertumbuhan di kawasan tersebut, mengingat sebagian besar penduduk tidak memiliki rekening bank. Hal ini juga mendorong ekspektasi terhadap lonjakan permintaan untuk bisnis semacam itu.

"Ini adalah langkah maju yang besar, saya pikir tim MOCA hebat. Teknologi dan solusi mereka sangat bagus, dan bila disinergikan dengan keahlian tim Grab kami, kami dapat benar-benar menggerakkan Vietnam menuju ekonomi tanpa uang tunai," ujar Co-founder Grab Tan Hooi Ling kepada wartawan dalam konferensi pers, Selasa (11/9), seperti dilansir Channel News Asia.

Grab merupakan salah satu perusahaan transportasi online paling menonjol di Vietnam. "Kolaborasi strategis dengan MOCA ini menandai tonggak penting untuk Grab di Vietnam saat kami berupaya untuk mempercepat pertumbuhan kami di salah satu pertumbuhan ekonomi tercepat di Asia Tenggara," ujar Nguyen Tuan Anh, Kepala Gran Finansial Grup Vietnam.

Kedua perusahaan tidak memberi rincian lebih lanjut terkait kemitraan tersebut. Namun mereka berharap bisa meluncurkan layanan tersebut pada Oktober.

MOCA diberikan lisensi untuk layanan pembayaran oleh bank negara Vietnam pada 2016 dan memiliki jaringan dari 11 bank lokal sebagai mitra layanan mereka, kata Tran Thanh Nam, Co-founder dan Chief Executive of MOCA.

Grab mengatakan mereka memiliki 175 ribu pengemudi di seluruh negeri. Saingan mereka dari Indonesia, Go-Jek, telah memasuki Vietnam pada bulan lalu dalam upayanya merebut pasar Vietnam yang tumbuh cepat.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA